Siswa Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi Pesantren Cilincing
Rabu, 12 Oktober 2022 - 17:47 WIB
loading...
Seorang siswa tewas gantung diri di kamar mandi pesantren di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. Foto: SINDOnews/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Seorang siswa tewas gantung diri di kamar mandi pesantren di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. Kejadian ini membuat geger warga sekitar.
Baca juga: 2 Jam Tak Pulang, Istri Temukan Jasad Suami Gantung Diri di Kebun Kosong
Berdasarkan video amatir yang beredar, memperlihatkan sejumlah polisi sedang melakukan identifikasi jenazah korban di lantai tiga. Usai melakukan pemeriksaan, polisi kemudian evakuasi jenazah korban menuju mobil ambulans.
![Siswa Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi Pesantren Cilincing]()
Salah satu warga setempat, Yufi Hazam, mengatakan, peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa (11/10/2022). Kejadian ini membuat warga sekitar terkejut. Sebab korban selama ini dikenal pendiam.
"Kalau menurut saksi sih, beberapa hari ini suka menyendiri. Bahkan sudah beberapa kali mencoba bunuh diri," kata Yufi saat ditemui di lokasi, Rabu (12/10/2022).
Sementara itu, pemilik warung dekat pesantren, Oni, menjelaskan, warga atau saksi menemukan korban mengakhiri hidupnya dengan seutas tali untuk gantung diri.
"Dia sekolah kelas 2 atau 3 SMK, tapi tinggal di pesantren, jenis kelaminnya laki-laki," ungkapnya.
Baca juga: 2 Jam Tak Pulang, Istri Temukan Jasad Suami Gantung Diri di Kebun Kosong
Berdasarkan video amatir yang beredar, memperlihatkan sejumlah polisi sedang melakukan identifikasi jenazah korban di lantai tiga. Usai melakukan pemeriksaan, polisi kemudian evakuasi jenazah korban menuju mobil ambulans.

Salah satu warga setempat, Yufi Hazam, mengatakan, peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa (11/10/2022). Kejadian ini membuat warga sekitar terkejut. Sebab korban selama ini dikenal pendiam.
"Kalau menurut saksi sih, beberapa hari ini suka menyendiri. Bahkan sudah beberapa kali mencoba bunuh diri," kata Yufi saat ditemui di lokasi, Rabu (12/10/2022).
Sementara itu, pemilik warung dekat pesantren, Oni, menjelaskan, warga atau saksi menemukan korban mengakhiri hidupnya dengan seutas tali untuk gantung diri.
"Dia sekolah kelas 2 atau 3 SMK, tapi tinggal di pesantren, jenis kelaminnya laki-laki," ungkapnya.
(thm)
Lihat Juga :