Hadiyatus Tsaniah, Aremanita Korban Tragedi Kanjuruhan Alumni Ponpes yang Getol Nonton Arema
Senin, 03 Oktober 2022 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan
Perangkat Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Muhammad Khizam menuturkan, pihak keluarga sudah diberitahu sejak malam (Sabtu, 1 Oktober 2022) Tragedi Kanjuruan Malang. Minggu (2/10/2022) sekitar pukul 07.30 jasad korban sudah tiba.
“Keluarga tidak ada yang mengetahui kronologi meninggalnya korban. Hanya diberitahu dari keluarga di Lawang. Datang dan jenezah sudah disucikan, terus disholati dan dimakamkan” kata saat dihubungi melalui sambungan selulernya.
Hanya saja, pihak Pemdes Banyuurip, sudah menyiapkan mobil ambulans. Karena pihak keluarga minta dimakamkan di pemakaman Desa Pangkah Kulon. Sebab, sanak saudara korban yang tinggal di desa tersebut.
Tragedi Stadion Kanjuruan Malang terjadi Sabtu, (1/10/2022). Saat usai pertandingan Liga 1 antara Arema dengan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. Kekalahan itulah yang diduga menjadi pemicu kerusuhan.
Jumlah korban sendiri masih simpang siur, namun terpublikasi 125 korban tewas. Dan Hadiyatus Tsaniah Aremanita asal Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik menjadi salah satu korban di antaranya.
Perangkat Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Muhammad Khizam menuturkan, pihak keluarga sudah diberitahu sejak malam (Sabtu, 1 Oktober 2022) Tragedi Kanjuruan Malang. Minggu (2/10/2022) sekitar pukul 07.30 jasad korban sudah tiba.
“Keluarga tidak ada yang mengetahui kronologi meninggalnya korban. Hanya diberitahu dari keluarga di Lawang. Datang dan jenezah sudah disucikan, terus disholati dan dimakamkan” kata saat dihubungi melalui sambungan selulernya.
Hanya saja, pihak Pemdes Banyuurip, sudah menyiapkan mobil ambulans. Karena pihak keluarga minta dimakamkan di pemakaman Desa Pangkah Kulon. Sebab, sanak saudara korban yang tinggal di desa tersebut.
Tragedi Stadion Kanjuruan Malang terjadi Sabtu, (1/10/2022). Saat usai pertandingan Liga 1 antara Arema dengan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. Kekalahan itulah yang diduga menjadi pemicu kerusuhan.
Jumlah korban sendiri masih simpang siur, namun terpublikasi 125 korban tewas. Dan Hadiyatus Tsaniah Aremanita asal Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik menjadi salah satu korban di antaranya.
(nic)
Lihat Juga :