Perjuangan Tak Kenal Lelah Orang Tua Mencari Rapid Test Buat Syarat UTBK

Sabtu, 04 Juli 2020 - 10:24 WIB
loading...
Perjuangan Tak Kenal...
Para wali murid mendatangi puskesmas untuk mendapatkan rapid test gratis sebagai salah satu syarat utama UTBK. Terlihat para petugas di Puskesmas Sidosermo melakukan rapid test.Foto/SINDONews/Aan haryono
A A A
SURABAYA - Di tengah pandemi COVID-19, ribuan orang tua terus berburu rapid test gratis buat syarat utama anaknya ikut Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Aturan yang membuat mereka semakin terpuruk di tengah kesulitan ekonomi selama masa pandemi.

Muhayati (51), mendatangi satu persatu rumah saudaranya untuk meminjam uang. Kebutuhan biaya rapid test sebesar Rp350 ribu cukup memberatkan baginya. Apalagi pendapatannya sebagai seorang guru hanya cukup untuk makan setiap hari.

“Saya mau anak saya bisa kuliah, itu satu-satunya harapan. Makanya harus masuk ke kampus negeri biar tak banyak biayanya. Kalau ke kampus swasta sudah tak mampu kami,” kata Muhayati, Sabtu (4/7/2020).

Pukul 08.30 WIB ia sudah datang di pintu masuk laboratorium. Berharap ada potongan harga bagi warga kurang mampu. Baginya, mengeluarkan uang Rp350 ribu cukup besar di masa sulit seperti ini begitu berat rasanya.

“Akhirnya ada potongan, dapat harga Rp200 ribu. Alhamdulillah ada keringanan,” jelasnya. (Baca juga: Langkah Tak Seiring 2 Ibu Dalam Kendalikan Pandemi Covid-19 )

Ia bergegas pulang, menemui anaknya yang sudah menunggu di teras sambil penuh cemas. Kuliah di kampus negeri sudah menjadi cita-citanya, jembatan untuk keluar dari kemiskinan. Mereka percaya melalui pendidikan semua akan bisa diubah dan menjadilannya sebagai investasi masa depan.

Saat tiba di rumah, sebuah pesan masuk ke ponsel Muhayati. Sebuah pesan dari teman mengajarnya yang member tahu ada rapid test gratis bagi warga miskin. Ia menghela nafas sejenak, mencermati berbagai aturan yang harus dilengkapi untuk bisa mendapatkan rapid test secara gratis bagi anaknya.

“Alhamdulillah. Ternyata ada kesempatan untuk dapat gratis di puskesmas,” katanya. (Baca juga: Klinik Laboratorium di Surabaya Diserbu Peserta SBMPTN untuk Rapid Test )

Ia langsung masuk ke rumah, mengambil surat keterangan tidak mampu serta Kartu Indonesia Pintar (KIP) milik anaknya. Dengan mengendarai motor butut, Muhayati membonceng anaknya dan bergegas ke Puskesmas Sidosermo yang jaraknya sekitar 2 kilometer dari rumahnya.

Saat masuk ke puskesmas, antrean sudah penuh sesak. Ia tetap menjaga jarak, sembari berharap cemas semoga anaknya bisa mendapatrkan hasil rapid test. Dua jam menunggu, giliran itu pun datang dan ia menunggu dengan cemas hasil rapid test yang akan keluar. “Hasilnya non reaktif. Anak saya tetap bisa mengikuti UTBK,” katanya dengan suara lirih.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komplotan Pencuri Gasak...
Komplotan Pencuri Gasak 22 Komputer SMP Islam Terpadu di Sukabumi, Kerugian hingga Rp200 Juta
3 Peserta SBMPTN dan...
3 Peserta SBMPTN dan 3 Staf Unhas Ditangkap Kedapatan Curang saat Ujian
Pendaftaran SBMPTN Berakhir,...
Pendaftaran SBMPTN Berakhir, Peminat ITS Naik 17 Persen
Ilegal, 2 Gerai Rapid...
Ilegal, 2 Gerai Rapid Tes di Pelabuhan Padangbai Bali Ditutup
Miris! Puluhan Siswa...
Miris! Puluhan Siswa SD Bertaruh Nyawa Seberangi Laut Demi Ujian Komputer
Palsukan Surat Rapid...
Palsukan Surat Rapid Tes dan Vaksin, 2 Sopir Travel Tujuan Bali Ditangkap
Diterima di ITB, Siswa...
Diterima di ITB, Siswa MAN IC Serpong Pecahkan Rekor Nasional Skor PK UTBK 2026
100 Persen Siswa SMAN...
100 Persen Siswa SMAN 14 Bandar Lampung Lolos PTN 2026, 284 Orang Diterima di Kampus Negeri
44 Link Pengumuman UTBK...
44 Link Pengumuman UTBK SNBT 2026, Resmi Dibuka Hari Ini Pukul 15.00 WIB
Rekomendasi
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup B Piala Dunia 2026: Ada Alajbegovic Sang Pencetak Gol Jarak Jauh Termuda
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Wajib Diketahui Orang...
Wajib Diketahui Orang Tua, Begini Cara Pencegahan Penyakit Polio
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved