Peningkatan SDM Berkualitas Merupakan 'Triger' Kemajukan Tapanuli Raya
Rabu, 28 September 2022 - 17:59 WIB
loading...
A
A
A
“Untara yang kita maksud disini adalah yang bersifat lebih universal sehingga peluang kerja para lulusannya akan lebih besar untuk menghindari pengangguran. Kita tahu bahwa putusan akhirnya merupakan kebijakan Pemerintah Pusat, kita siap mendukung dan membantu apabila dibutuhkan seperti penyediaan lahan dan hal lainnya, kita juga akan bekerjasama dengan Pemda tetangga terkait pembagian fakultas dan jurusan sesuai kondisi daerah masing-masing,” jelas Bupati.
“Dengan universitas negeri umum yang benar-benar universal ini, kita berharap agar seluruh Indonesia akan melihat bagaimana Tapanuli Utara dikenal sebagai miniatur Bhineka Tunggal Ika dimana kita mampu menerima keberagaman. Saudara-saudara kita dari seluruh penjuru Indonesia dengan berbagai perbedaan latar belakang Suku, Budaya, Adat Istiadat maupun Agama akan datang ke daerah kita ini,” tambah Bupati.
Bupati juga memaparkan 2 ‘triger’ lainnya dalam memajukan daerah Tapanuli Raya yaitu melalui Peningkatan Pembangunan Jalan dari Danau Toba menuju ke Pantai Barat Sibolga-Tapanuli Tengah sehingga menambah ‘longstay’ para wisatawan sebagai rangkaian kunjungan wisata mulai dari Danau Toba, lanjut ke Sibolga dan Tapanuli Tengah hingga Pulau Nias.
Triger selanjutnya adalah Pembukaan jalan sebagai konektifitas menuju Kuala Tanjung – Sei Semangke sebagai kawasan ekonomi khusus, sehingga memangkas waktu dan biaya pengiriman berbagai komoditi dari Tapanuli dan sekitarnya.
Selain meyampaikan gambaran rencana kedepannya, dalam kesempatan tersebut Bupati juga menjabarkan beberapa upaya yang telah dilakukan dalam mewujudkan visi dan misinya seperti di sektor pertanian, kesehatan, infrastruktur jalan, pendidikan.
“Sejak awal kepemimpinan sebagai Bupati, saya selalu berprinsip bahwa ‘Desa Kuat, Kota Maju, maka Indonesia Berdikari’. Saya memprioritaskan untuk mengejar keterlambatan pembangunan infrastruktur terutama jalan dan jembatan termasuk pembangunan listrik desa. Interkoneksi antar wilayah seperti desa dan dusun masih sangat minim maka kita lakukan pembukaan jalan dengan gotong-royong yang didukung dengan pengadaan alat-alat berat sehingga biayanya lebih murah,” papar Bupati.
“Dengan universitas negeri umum yang benar-benar universal ini, kita berharap agar seluruh Indonesia akan melihat bagaimana Tapanuli Utara dikenal sebagai miniatur Bhineka Tunggal Ika dimana kita mampu menerima keberagaman. Saudara-saudara kita dari seluruh penjuru Indonesia dengan berbagai perbedaan latar belakang Suku, Budaya, Adat Istiadat maupun Agama akan datang ke daerah kita ini,” tambah Bupati.
Bupati juga memaparkan 2 ‘triger’ lainnya dalam memajukan daerah Tapanuli Raya yaitu melalui Peningkatan Pembangunan Jalan dari Danau Toba menuju ke Pantai Barat Sibolga-Tapanuli Tengah sehingga menambah ‘longstay’ para wisatawan sebagai rangkaian kunjungan wisata mulai dari Danau Toba, lanjut ke Sibolga dan Tapanuli Tengah hingga Pulau Nias.
Triger selanjutnya adalah Pembukaan jalan sebagai konektifitas menuju Kuala Tanjung – Sei Semangke sebagai kawasan ekonomi khusus, sehingga memangkas waktu dan biaya pengiriman berbagai komoditi dari Tapanuli dan sekitarnya.
Selain meyampaikan gambaran rencana kedepannya, dalam kesempatan tersebut Bupati juga menjabarkan beberapa upaya yang telah dilakukan dalam mewujudkan visi dan misinya seperti di sektor pertanian, kesehatan, infrastruktur jalan, pendidikan.
“Sejak awal kepemimpinan sebagai Bupati, saya selalu berprinsip bahwa ‘Desa Kuat, Kota Maju, maka Indonesia Berdikari’. Saya memprioritaskan untuk mengejar keterlambatan pembangunan infrastruktur terutama jalan dan jembatan termasuk pembangunan listrik desa. Interkoneksi antar wilayah seperti desa dan dusun masih sangat minim maka kita lakukan pembukaan jalan dengan gotong-royong yang didukung dengan pengadaan alat-alat berat sehingga biayanya lebih murah,” papar Bupati.
Lihat Juga :