Pembangunan RSUD Jampang Kulon Mangkrak, Kinerja Dinkes Jabar Disorot

Jum'at, 03 Juli 2020 - 20:04 WIB
loading...
Pembangunan RSUD Jampang...
Sekretaris Dinkes Jabar, Siska Gerfianti saat menjawab pertanyaan terkait mangkraknya pembangunan RSUD Jampang Kulon yang disampaikan DPP Manggala di Kantor Dinkes Jabar, Jumat (3/7/2020). Foto/SINDOnews/Agung Bs
A A A
BANDUNG - Kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat menjadi sorotan masyarakat menyusul mangkraknya pembangunan Rumah Sakit Daerah (RSUD) Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jabar.

Mereka kecewa atas sikap Dinkes Jabar yang dinilai telah membatalkan pembangunan RSUD yang sangat dibutuhkan dan dinanti-nantikan masyarakat Jampang Kulon dan sekitarnya.

Mewakili masyarakat Jampang Kulon, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Manggala Garuda Putih menyampaikan langsung kekecewaan tersebut melalui audiensi dengan jajaran Dinkes Jabar di Kantor Dinkes Jabar, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jumat (3/7/2020).

"Kami datang mewakili kepentingan masyarakat Jampang Kulon dan sekitarnya yang memang sangat membutuhkan keberadaan rumah sakit tersebut," tegas Agus Satria, Kepala Biro Investigasi DPP Manggala dalam audiensi tersebut.

Agus memaparkan, saat Pemprov Jabar berencana membangun RSUD Jampang Kulon yang lebih representatif, masyarakat di wilayah Sukabumi Selatan seperti Jampang, Cisolok, Sirnaresmi, Ciletuh, dan beberapa daerah lainnya sangat gembira.

Pasalnya, mereka sangat berharap, kehadiran RSUD Jampang Kulon yang lebih representatif dapat menjadi solusi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan serta fasilitas kesehatan yang mumpuni dan representatif.

"Sebab, selama ini masyarakat kalau mau berobat harus jauh ke Sukabumi, jaraknya sangat jauh. Tapi sekarang, bangunan rawat inap di RSUD Jampang Kulon malah dihancurkan, tapi oleh Dinkes Jabar tidak dibangun lagi. Yang sudah beres tender malah dibatalkan oleh Dinkes Jabar," paparnya.

Pihaknya mempertanyakan penghancuran bangunan rawat inap RSUD Jampang Kulon. Selain itu, pembatalan tender pembangunan RSUD Jampang Kulon. Apalagi, kata dia, pemenang tender dan PPK sudah menyepakati kontrak kerja pembangunan.

"Ada apa ini? Kok Dinkes Jabar seperti main-main? Padahal, fasilitas rumah sakit ini sangat dibutuhkan dan ditunggu masyarakat," tegasnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Sekretaris Dinkes Jabar, Siska Gerfianti membantah bahwa pembatalan pembangunan RSUD Jampang Kulon sebagai kebijakan Dinkes Jabar.

Menurutnya, pembatalan tender-tender pembangunan infrastruktur fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Jampang Kulon sudah sesuai arahan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

"Seluruh proyek pembangunan fisik di Pemprov Jabar dihentikan karena seluruh anggaran dialihkan untuk di-refocusing untuk penanganan COVID-19. Itu kebijakan Mendagri, bukan Dinkes Jabar," tegasnya.

Guna menjawab keluhan itu pun, lanjut Siska, pihaknya sengaja mengundang Pokja ULP atau pelaksana tender dan PPK dari RSUD Jampang Kulon untuk memberikan klarifikasinya.

"Kami di Dinkes Jabar adalah user bahwa kita membutuhkan layanan kesehatan untuk masyarakat, salah satunya (RSUD) Jampang Kulon. Pembangunan RSUD ini dibiayai DAK dari APBN, bukan APBD. Seleksi pemilihan pemenang dilakukan oleh Pokja ULP," jelasnya.

Meski begitu, Siska mengaku tak bisa menjawab pertanyaan terkait alasan penghancuran bangunan rawat inap RSUD Jampang Kulon.

Dia beralasan, pertanyaan tersebut tidak relevan dengan surat audiensi yang disampaikan kepada Dinkes Jabar. (Baca juga: 8 Daerah di Jabar Turun Kelas ke Zona Kuning saat New Normal)

Ketua Harian DPP Manggala, Abdul Azis mengakui, audiensi dengan Dinkes Jabar itu berakhir buntu. Dia pun mengaku, tidak puas dengan penjelasan yang disampaikan Sekretaris Dinkes Jabar.

"Kita tidak puas karena banyak pertanyaan yang belum sempat dijawab Dinkes," ujarnya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Raja Singasari Kertanagara...
Raja Singasari Kertanagara Pencetus Penyatuan Nusantara yang Gemar Jalankan Ritual Tantrayana
Infrastuktur Hidrogen...
Infrastuktur Hidrogen Hijau Kunci Wujudkan Dekarbonisasi Transportasi
Majelis Adat Kerajaan...
Majelis Adat Kerajaan Nusantara Dukung Pembangunan Nasional
Kekuasaan hingga Semenanjung...
Kekuasaan hingga Semenanjung Melayu Buat Kerajaan Sriwijaya Jadi Poros Perdagangan Internasional
Pangan Lokal Tergerus...
Pangan Lokal Tergerus Modernisasi, Pakar Dorong Literasi Pangan Nusantara
Kolaborasi Budaya Nusantara...
Kolaborasi Budaya Nusantara untuk Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan UMKM
Waka BRIN Sebut Pentingnya...
Waka BRIN Sebut Pentingnya Kesetaraan Peradaban Nusantara dengan China
Rekomendasi
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Berita Terkini
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Infografis
Progres Pembangunan...
Progres Pembangunan MRT Fase 2A Bundaran HI-Kota Capai 33,36%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved