alexametrics

TMMD di Sukamara, Prajurit TNI AD Bangun Pos Terpadu di Sukamara

loading...
TMMD di Sukamara, Prajurit TNI AD Bangun Pos Terpadu di Sukamara
Personel Kodim 1014/Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng berkarya dalam TMMD ke-108 di Desa Bangun Jaya, Balai Riam, Sukamara, Kalteng. Foto/iNews TV/Sigit Dzakwan
A+ A-
SUKAMARA - Personel Kodim 1014/Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng berkarya dalam Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reg ke-108 di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara.

Di hari pertama TMMD, personel TNI mulai mengerjakan sasaran fisik dengan membangun Pos Terpadu. Di tengah cuaca terik, personel TNI bersama masyarakat bahu-membahu mengerjakan sasaran fisik pembuatan pondasi Pos Terpadu. (Baca juga: Ratusan Prajurit Mulai dikerahkan ke Lokasi TMMD 108 Bengkulu Utara)

"Meskipun saat ini cuaca sangat panas terik karena diujung musim penghujan dan memasuki musim kemarau, bagi kami sebagai prajurit TNI ini sudah hal biasa apalagi yang kami kerjakan saat ini adalah untuk membantu mensejahterakan masyarkat,” ujar anggota Kodim 1014/Pbn Serka Winanto, Jumat (3/7/2020). (Baca juga: KPK Temukan Dugaan Aliran Uang Nurhadi ke Selebgram Cantik Ini)

Sasaran fisik TMMD di Desa Bangun Jaya ada 2 sasaran yaitu pembuatan Pos Terpadu Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta pembuatan embung sebagai sarana penampung air bersih. Luas embung dengan panjang 100 meter dan lebar 50 meter dengan kedalaman 3 meter. “Nantinya bisa digunakan warga untuk pertanian ataupun sumber air bersih,” katanya.

Dia menambahakan, selain sasaran fisik ada juga sasaran nonfisik yaitu Penyuluhan Bela Negara dan wawasan kebangsaan, sosialisasi bahaya narkoba, penyuluhan pertanian, peternakan, KB kesehatan. "Serta tak kalah penting tentang sosialisasi pencegahan penyebaran COVID-19. Dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah," katanya.

(shf)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak