Bulog Gelontor 7.048 Ton Beras Lewat Operasi Pasar di Sulut dan Gorontalo
Sabtu, 24 September 2022 - 21:51 WIB
loading...
Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sulawesi Utara, dan Perum Bulog Sub Divisi Regional IV Gorontalo, gelar operasi pasar untuk mengantisipasi lonjakan harga beras. Foto/Dok.Bulog
A
A
A
MANADO - Demi menjaga stabilitas harga beras di pasaran, Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sulawesi Utara, dan Perum Bulog Sub Divisi Regional IV Gorontalo, menggelar operasi pasar beras. Sebanyak 7.048 ton beras digelontorkan di pasaran.
Baca juga: Harga Beras Naik, Buwas Pastikan Beras Bulog Tetap Terjangkau
Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sulawesi Utara, dan Gorontalo, Ali Ahmad Najih mengatakan, sudah memerintahkan ke seluruh jajaran untuk memastikan operasi berjalan lancar sepanjang tahun ini, dan makin dimasifkan agar tidak ada gejolak harga beras di tingkat konsumen.
"Masyarakat jangan khawatir, Bulog siap menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat dengan harga terjangkau walau di pasaran ada sedikit kenaikan harga. Kami melakukan pemantauan secara terus-menerus di tengah situasi saat ini, berdasarakan pencatatan harga beras hanya mengalami sedikit kenaikan dikarenakan faktor kenaikan harga BBM dan memasuki musim kemarau," kata Ali Ahmad Najih.
Baca juga: Ngeri! Sepasang Kekasih Tersambar Petir saat Berduaan di Tenda, sang Lelaki Tewas
Kegiatan operasi pasar yang dilakukan sepanjang tahun oleh Bulog ini, terbukti efektif menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen. Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari Tiga Pilar Ketahan Pangan yang ditugaskan kepada Bulog yaitu ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas.
Baca juga: Harga Beras Naik, Buwas Pastikan Beras Bulog Tetap Terjangkau
Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sulawesi Utara, dan Gorontalo, Ali Ahmad Najih mengatakan, sudah memerintahkan ke seluruh jajaran untuk memastikan operasi berjalan lancar sepanjang tahun ini, dan makin dimasifkan agar tidak ada gejolak harga beras di tingkat konsumen.
"Masyarakat jangan khawatir, Bulog siap menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat dengan harga terjangkau walau di pasaran ada sedikit kenaikan harga. Kami melakukan pemantauan secara terus-menerus di tengah situasi saat ini, berdasarakan pencatatan harga beras hanya mengalami sedikit kenaikan dikarenakan faktor kenaikan harga BBM dan memasuki musim kemarau," kata Ali Ahmad Najih.
Baca juga: Ngeri! Sepasang Kekasih Tersambar Petir saat Berduaan di Tenda, sang Lelaki Tewas
Kegiatan operasi pasar yang dilakukan sepanjang tahun oleh Bulog ini, terbukti efektif menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen. Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari Tiga Pilar Ketahan Pangan yang ditugaskan kepada Bulog yaitu ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas.
Lihat Juga :