Diundang 3 Kampus di Yogyakarta, Dubes Ukraina Beri Kuliah Umum tentang Transformasi Geopolitik
Sabtu, 24 September 2022 - 10:42 WIB
loading...
A
A
A
“Perang di Ukraina masih berlangsung. Saya sangat berharap seluruh mahasiswa hukum di kampus hebat ini dapat mengambil peran bagaimana hukum internasional termasuk hukum humaniter dapat menyelesaikan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi selama perang," ungkapnya.
Hal ini, lanjutnya, sangat penting mengingat saat ini kedua pihak bukan merupakan peserta Mahkamah Pidana Internasional dan sangat sulit bagi negara-negara dunia untuk mengambil jalur diplomatis untuk menyelesaikan perang ini. "Hukum bicara mengenai keadilan. Kami rakyat Ukraina sangat menginginkan keadilan itu," pungkasnya.
Kaprodi Hukum Program Sarjana FH UII, Dodik Setiawan Nur Heriyanto, dalam sambutannya menjelaskan, kuliah umum tersebut memberikan penekanan sejauh mana pelanggaran hukum internasional terjadi di Ukraina. Baca juga: Kuliah Umum di PBSI UIN Jakarta, Yudi Latif Gaungkan Pendidikan Berkebudayaan
“Saya berharap kita dari civitas akademika dapat mengambil aksi sesuai dengan peran kita, baik dengan melakukan riset serta aksi agar pemerintah Indonesia dapat berperan lebih nyata dalam mendorong keadilan dunia,” tuturnya.
Kegiatan kunjungan kedua Dubes Ukraina ke UII menghasilkan beberapa ide Kerja sama, khususnya untuk mengundang mahasiswa dan Profesor Ilmu Hukum termasuk Mufti di Ukraina untuk berkunjung ke Fakultas Hukum UII.
Hal ini, lanjutnya, sangat penting mengingat saat ini kedua pihak bukan merupakan peserta Mahkamah Pidana Internasional dan sangat sulit bagi negara-negara dunia untuk mengambil jalur diplomatis untuk menyelesaikan perang ini. "Hukum bicara mengenai keadilan. Kami rakyat Ukraina sangat menginginkan keadilan itu," pungkasnya.
Kaprodi Hukum Program Sarjana FH UII, Dodik Setiawan Nur Heriyanto, dalam sambutannya menjelaskan, kuliah umum tersebut memberikan penekanan sejauh mana pelanggaran hukum internasional terjadi di Ukraina. Baca juga: Kuliah Umum di PBSI UIN Jakarta, Yudi Latif Gaungkan Pendidikan Berkebudayaan
“Saya berharap kita dari civitas akademika dapat mengambil aksi sesuai dengan peran kita, baik dengan melakukan riset serta aksi agar pemerintah Indonesia dapat berperan lebih nyata dalam mendorong keadilan dunia,” tuturnya.
Kegiatan kunjungan kedua Dubes Ukraina ke UII menghasilkan beberapa ide Kerja sama, khususnya untuk mengundang mahasiswa dan Profesor Ilmu Hukum termasuk Mufti di Ukraina untuk berkunjung ke Fakultas Hukum UII.
Lihat Juga :