Enam Ruas Jalan Rusak di Palembang Masuk KPBU

Jum'at, 03 Juli 2020 - 14:58 WIB
loading...
Enam Ruas Jalan Rusak...
Enam Ruas Jalan Rusak di Palembang Masuk KPBU. Foto/SINDOnews/Dede Feb
A A A
PALEMBANG - Banyaknya ruas jalan di Kota Palembang yang rusak dijamin segera mulus dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini diungkapkan Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel, Kiagus Syaiful Anwar.

Syaiful mengatakan, saat ini terpantau ada enam ruas jalan di Kota Palembang yang mengalami kerusakan, seperti di Jalan Soekarno Hatta, Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, Jalan Alang-Alang Lebar, Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, Jalan Mayjen Yusuf Singa Dekane dan Jalan Srijaya Negara.

"Proyek pembangunan jalan di Palembang dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) ini bakal menjadi pilot project. Sebenarnya ada juga di Papua dan Riau, tapi bisa dikatakan yang di Palembang sudah ada kemajuan," ujar Syaiful saat coffe morning bersama insan edia, Jumat (03/07/2020).

Untuk proyek KPBU, kata Syaiful, akan dikerjakan perusahaan konsorsium yakni PT Adhi Karya dan PT Brantas Abipraya dengan nilai investasi senilai Rp940 miliar untuk menggarap enam ruas jalan Kota Palembang sejauh 30 kilometer dengan spesifikasi cor beton.

"Konsorsium saat ini dalam proses pembuatan badan usaha dengan batas waktu hingga tiga bulan ke depan. Sambil menunggu proses tersebut kita tetap melakukan pemeliharaan terhadap enam ruas jalan tersebut dengan menggunakan anggaran rutin pemeliharaan jalan tahun 2020," kata Syaiful.

Pada skema KPBU tersebut, nantinya pemerintah akan mengembalikan investasi tersebut secara bertahap selama 15 tahun.

Karena itu, perusahaan konsorsium akan bertanggung jawab penuh terhadap kemantapan jalan tersebut selama masa investasi tersebut.

Selain itu, lanjut Syaiful, perusahaan konsorsium juga akan membangun dua jembatan timbang di perbatasan Kota Palembang yakni di kawasan Betung dan kawasan Jalan Yusuf Singa Dekane untuk mencegah kendaraan bertonase besar melintasi jalan tersebut.

"Ini adalah keuntungannya, bukan hanya jalan yang dibangun tapi juga jembatan timbangnya sehingga kondisi kemantapan jalan bisa lebih lama. Jika benar-benar dijaga maka hanya kendaraan dibawah bobot 10 ton, berdasarkan hasil riset diprediksi bisa bertahan sampai 10 tahun," tuturnya.

Selain itu, di sekitar jembatan itu juga dibuat sarana pergudangan sehingga bagi kendaraan yang kelebihan muatan dapat menyimpan barangnya di gudang tersebut untuk sementara waktu sebelum diangkut oleh kendaraan lain. (Baca juga: Siaga Karhutla, Sumsel Siapkan 8.000 Personel)

"Ya bisa dipastikan jalan akan mulus terus, karena investornya pasti tegas karena tidak mau jalannya rusak," tandasnya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan...
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan Maut Bus Vs Truk Tangki di Sumsel, Korban Terjepit Dievakuasi
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Asosiasi Pengusaha Advertising...
Asosiasi Pengusaha Advertising Palembang Siap Kolaborasi Tingkatkan PAD dan Tertibkan Perizinan
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Raja Singasari Kertanagara...
Raja Singasari Kertanagara Pencetus Penyatuan Nusantara yang Gemar Jalankan Ritual Tantrayana
Infrastuktur Hidrogen...
Infrastuktur Hidrogen Hijau Kunci Wujudkan Dekarbonisasi Transportasi
Distribusi Batubara...
Distribusi Batubara Tersendat di Sumsel, Stabilitas Listrik Dipertaruhkan
Pangan Lokal Tergerus...
Pangan Lokal Tergerus Modernisasi, Pakar Dorong Literasi Pangan Nusantara
Kolaborasi Budaya Nusantara...
Kolaborasi Budaya Nusantara untuk Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan UMKM
Rekomendasi
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
Berita Terkini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved