WGAB Papua Minta Gubernur Lukas Enembe Ikuti Proses Hukum

Senin, 19 September 2022 - 14:58 WIB
loading...
WGAB Papua Minta Gubernur...
Koordinator WGAB Papua, Jerry Maak meminta Gubernur Papua Lukas Enembe mengikuti proses hukum usai ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi oleh KPK. Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A A A
JAYAPURA - Wadah Generasi Anak Bangsa (WGAB) Papua meminta Gubernur Papua Lukas Enembe mengikuti proses hukum usai ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Imbauan ini terkait dengan rencana para pendukung dan simpatisan Lukas Enembe yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Papua (KRP) Save LE yang akan menggelar demo besar-besaran pada Selasa (20/9/2022) besok. Rencana demo ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

Baca juga: Massa Pendukung Gubernur Papua Lukas Enembe Geruduk Mako Brimob Jayapura

Aksi demo massa pendukung Lukas Enembe ini adalah aksi kedua setelah pada Senin (12/9/2022) mereka menggelar demo hingga mendatangi markas Brimob Polda Papua di Jayapura.



"Kami melihat yang sebenarnya harus ada pembuktian, kalau memang Pak Gubernur tidak bersalah ya baiknya ikuti alur pemeriksaan. Salah atau tidak akan dibuktikan, kalau tidak bersalah ya pasti bebas dari jeratan hukum," kata Koordinator WGAB Papua, Jerry Maak, Senin (19/9/2022).

Sementara terkait aksi demo, dirinya meminta kepada seluruh pendukung Gubernur untuk tetap menjaga Kamtibmas, tidak membuat suasana Papua, terutama di wilayah adat Tabi agar tetap aman.

"Sampaikan (demo) dengan cara bermartabat, jangan ada aksi anarkis yang membuat wilayah adat ini jadi tidak aman," pintanya.

Baca juga: Jadi Tersangka Korupsi, Gubernur Papua Lukas Enembe Jatuh Sakit

Diketahui hari ini banyak informasi yang diunggah di media sosial yakni seruan demo pada Selasa 20 September 2022 besok. Atas kondisi ini, masyarakat di Kota dan Kabupaten Jayapura resah dan berharap demo bisa berjalan aman.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Ratusan Peserta Padati...
Ratusan Peserta Padati Nobar Pesta Babi di Sekretariat PMKRI Jakarta Pusat
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Pakai Rompi Oranye usai Ditetapkan Tersangka
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Berita Terkini
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved