Anggota Tim Ahli Hukum Wantimpes Hadiri Tradisi Andum Apem Yaqowiyu di Klaten
Sabtu, 17 September 2022 - 19:31 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kesaktian Sultan Agung, Mampu Kendalikan Makhluk Gaib Jadi Abdi Dalem
"Tradisi ini mengandung nilai-nilai yang dapat menjadi pedoman garis perjuangan bagi masyarakat dalam mengemban amanah. Nilai yang diajarkan Ki Ageng Gribig senantiasa menjadi nilai bagi kita, karena apem sendiri mempunyai filosofi akar sejarah yang kuat guna menjaga tradisi budaya dan warisan pahlawan bangsa," ujar Henry yang menjabat anggota Dewan Pakar Partai Golkar dalam keterangannya, Sabtu (17/9/2022).
Kegiatan yang juga diwarnai dengan lantunan zikir dan sholawat oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf serta tausyiah oleh KH Agoes Ali Masyhuri.
“Kegiatan budaya andum apem merawat tradisi kebudayaan yang turun-temurun dalam rangka mengenang dan meneruskan tradisi Ki Ageng Gribig," sebut Henry.
Sesepuh warga, KRT Muhammad Darianto Rekso Hastonodipuro menjelaskan, kirab tersebut dimaksudkan untuk menjadi media dalam merayakan dan mengenang tradisi yang diajarkan oleh Ki Ageng Gribig yaitu dakwah melalui budaya.
Budaya yang dimaksud yakni andum atau berbagi ampunan kepada sesama manusia yang kemudian disimbolkan secara fisik dengan pembagian apem kepada masyarakat.
"Tradisi ini mengandung nilai-nilai yang dapat menjadi pedoman garis perjuangan bagi masyarakat dalam mengemban amanah. Nilai yang diajarkan Ki Ageng Gribig senantiasa menjadi nilai bagi kita, karena apem sendiri mempunyai filosofi akar sejarah yang kuat guna menjaga tradisi budaya dan warisan pahlawan bangsa," ujar Henry yang menjabat anggota Dewan Pakar Partai Golkar dalam keterangannya, Sabtu (17/9/2022).
Kegiatan yang juga diwarnai dengan lantunan zikir dan sholawat oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf serta tausyiah oleh KH Agoes Ali Masyhuri.
“Kegiatan budaya andum apem merawat tradisi kebudayaan yang turun-temurun dalam rangka mengenang dan meneruskan tradisi Ki Ageng Gribig," sebut Henry.
Sesepuh warga, KRT Muhammad Darianto Rekso Hastonodipuro menjelaskan, kirab tersebut dimaksudkan untuk menjadi media dalam merayakan dan mengenang tradisi yang diajarkan oleh Ki Ageng Gribig yaitu dakwah melalui budaya.
Budaya yang dimaksud yakni andum atau berbagi ampunan kepada sesama manusia yang kemudian disimbolkan secara fisik dengan pembagian apem kepada masyarakat.
(shf)
Lihat Juga :