Pembunuhan Berdarah di Ngawi Terungkap, Korban Dihabisi Anak Kandung
Kamis, 15 September 2022 - 19:19 WIB
loading...
Pelaku pembunuhan sadis terhadap Wachid (55), warga Gayam, Kendal, Ngawi pada Jumat (9/9/2022 ) lalu akhirnya terungkap. Tersangka ternyata anak kandung korban. Foto/iNews TV/Asfi Manar
A
A
A
NGAWI - Pelaku pembunuhan sadis terhadap Wachid (55), warga Gayam, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur yang terjadi pada Jumat (9/9/2022 ) lalu akhirnya terungkap.
Ternyata, pembunuh Wachid adalah anak kandungnya berinisial MF. Pelaku diketahui merupakan anak kedua korban. Selama ini, MF yang merawat korban di rumahnya. Pasca pembunuhan, pelaku diketahui menghilang.
Baca juga: Diduga Dibunuh, Pria Ngawi Ditemukan Bersimbah Darah dengan Luka Tusuk di Dada
Terungkapnya pelaku pembunuh Wachid tersebut diungkap oleh Erika, anak pertama korban pada Kamis (9/9/2022) atau sehari setelah MF ditangkap tim Reskrim Polres ngawi.
"Kepada ibu dan saya, adik akhirnya mengaku jika dia yang melakukannya," kata Erika sambil berkaca-kaca. Korban tewas dengan luka tusukan di bagian dada.
Dia menuturkan bahwa saat pertemuan itu juga terungkap sebelum lulus sekolah SMA Kendal, Ngawi pada Maret 2022 lalu, adiknya menjadi korban bullying teman sekolahnya, bahkan menjadi korban pemukulan.
Ternyata, pembunuh Wachid adalah anak kandungnya berinisial MF. Pelaku diketahui merupakan anak kedua korban. Selama ini, MF yang merawat korban di rumahnya. Pasca pembunuhan, pelaku diketahui menghilang.
Baca juga: Diduga Dibunuh, Pria Ngawi Ditemukan Bersimbah Darah dengan Luka Tusuk di Dada
Terungkapnya pelaku pembunuh Wachid tersebut diungkap oleh Erika, anak pertama korban pada Kamis (9/9/2022) atau sehari setelah MF ditangkap tim Reskrim Polres ngawi.
"Kepada ibu dan saya, adik akhirnya mengaku jika dia yang melakukannya," kata Erika sambil berkaca-kaca. Korban tewas dengan luka tusukan di bagian dada.
Dia menuturkan bahwa saat pertemuan itu juga terungkap sebelum lulus sekolah SMA Kendal, Ngawi pada Maret 2022 lalu, adiknya menjadi korban bullying teman sekolahnya, bahkan menjadi korban pemukulan.
Lihat Juga :