Fakta-fakta ASN Cantik yang Picu Eks Kasatpol PP Makassar Lakukan Pembunuhan Berencana

Kamis, 15 September 2022 - 14:13 WIB
loading...
Fakta-fakta ASN Cantik...
Mantan Kasatpol PP Kota Makassar, Iqbal Asnan, terdakwa kasus pembunuhan pegawai Dinas Perhubungan Kota Makassar, Najamuddin Sewang saat menjalani sidang di PN Makassar, Rabu (31/8/2022). Foto/SINDOnews/Ansar Jumasang
A A A
MAKASSAR - Mantan Kasatpol PP Kota Makassat, Iqbal Asnan telah menjalani persidangan di PN Makassar. Dia didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap pegawai Dishub Kota Makassar, Najamuddin Sewang.

Baca juga: Terungkap! Rachmawati Resmi Jadi Istri Sirih Iqbal Asnan Eks Kasatpol PP Makassar sejak 2019

Persidangan kasus pembunuhan berencana ini, sudah memasuki agenda pemeriksaan saksi. ASN cantik, Rachmawati yang merupakan mantan pejabat di Dishub Kota Makassar, dihadirkan sebagai salah satu saksi di persidangan.



Kehadiran Rachmawati sebagai saksi dalam persidangan kasus pembunuhan berencana tersebut, menguak sejumlah fakta tersembunyi dari otak pembunuhan berencana, Iqbal Asnan. Fakta-fakta itu sebagai berikut:

Baca juga: Hendak Demo saat Presiden Jokowi Melintas, Seorang Mahasiswa Babak Belur Dihajar Warga

1. Hadir dengan mengenakan hijab bermotif warna-warni, Rachmawati menjadi salah satu saksi kunci dalam persidangan kasus pembunuhan berencana tersebut. Pasalnya, Rachmawati disebut-sebut sebagai pemicu Iqbal Asnan merencanakan pembunuhan berencana terhadap korban Najamuddin Sewang dengan cara ditembak. Rachmawati dihadirkan sebagai saksi bersama keluarga korban, yakni Juniati Sewang dan Awaluddin Sewang.

2. Dalam sidang itu terungkap, Rachmawati telah resmi menjadi istri siri terdakwa Iqbal Asnan sejak 2019. Pernikahan siri itu disaksikan satu anggota Iqbal Asnan, dan tercatat di KUA Tallo.

Baca juga: Dituduh Hacker, Tengah Malam Pemuda Madiun Dijemput Tim Mabes Polri

3. Rachmawati ternyata tidak memiliki hubungan spesial dengan korban Najamuddin Sewang, seperti yang dituduhkan oleh Iqbal Asnan. Diakuinya, hubungannya dengan korban hanya sebatas atasan dan bawahan semata.

4. Pertemuan dengan korban, diakui Rachmawati terjadi sekitar dua tahun sebelum korban tewas ditembak oleh para pelaku pembunuhan berencana suruhan Iqbal Asnan. Pengakuan itu disampaikan Rachmawati, saat menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim PN Makassar, Johnicol Richard Frans Sine.

Baca juga: Memilukan! Dituduh Sebagai Hacker Bjorka, Remaja Cirebon Kini Syok Berat dan Sulit Tidur

5. Terkait pembunuhan berencana terhadap korban, Rachmawati juga tidak mengetahui apabila hal itu dipicu kecemburuan Iqbal Asnan terhadap korban, karena memiliki kedekatan dengan dirinya. "Saya mengetahui setelah membaca koran," ungkap Rachmawati di hadapan majelis hakim.

6. Dalam kesaksiannya di persidangan kasus pembunuhan berencana tersebut, Rachmawati juga mengaku jika sebelum terjadi pembunuhan, korban sering mendatangi ruangan kerjanua, dan memaksakan diri untuk dipindahkan ke yang dipimpin Rachmawati.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Satpol PP DKI Jakarta...
Satpol PP DKI Jakarta Larang Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar
Satgas Operasi Damai...
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap KKB Penembak Warga Sipil
Satpol PP Tangkap 5...
Satpol PP Tangkap 5 Penjual Daging Ikan Sapu-sapu di Bantaran Kali Jakpus
Penambahan 5.000 Personel...
Penambahan 5.000 Personel Satpol PP, Rano Karno: Damkar Saja Butuh 11.000
Rano Karno: Kalau Satpol...
Rano Karno: Kalau Satpol PP Tak Punya Mako, Aneh
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Rekomendasi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
6 Fakta Buster GBU-57,...
6 Fakta Buster GBU-57, Bom Bunker AS yang Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved