Laksanakan Verfak Jalur Perseorangan, KPU Tetap Terapkan Protokol Kesehatan
Kamis, 02 Juli 2020 - 17:13 WIB
loading...
Verifikasi faktual (Verfak) di lapangan untuk dukungan jalur perseorangan jelang Pilkada serentak 2020 mulai digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros dan Kepulauan Selayar. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Verifikasi faktual (Verfak) di lapangan untuk dukungan jalur perseorangan jelang Pilkada serentak 2020 mulai digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros dan Kepulauan Selayar. Khusus di Sulsel memang hanya dua wilayah ini yang melaksanakan tahapan ini.
Komisioner KPU Kepulauan Selayar, Dewantara mengatakan, Verfak kali ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, demi menjaga kesehatan, baik petugas dan masyarakat.
"Kita lengkapi mereka dengan APD (alat pelindung diri). Kita berikan masker, sarung tangan dan hand sanitizer saat turun ke lapangan," kata Dewantara. Baca : AHY Beri Perhatian Khusus pada Pilwalkot Makassar
"Kami sebenarnya memasukkan anggaran tambahan untuk pelaksanaan Pilkada, termasuk di dalamnya pengadaan APD. Namun Pemda menolak dan tidak bisa menyetujuinya. Namun untuk pengadaan APD, mereka menyanggupi dan memberikan ke KPU dalam bentuk barang," beber Dewantara.
Adapun pelaksanaan tahapan verfak dukungan di KPU Kepulauan Selayar dilaksanakan sejak 25 Juli 2020 lalu. Pasangan bakal calon Zainuddin dan Aji Sumarno menjadi paket satu-satunya yang menempuh jalur perseorangan di Pilkada Selayar 2020.
"Total dukungan yang akan diverifikasi yakni 9890 KTP. Sejauh ini, sudah ada 4065 dukungan yang sudah selesai verifikasi," beber Dewantara.
Sementara itu di Maros, KPU juga menerapkan protokol kesehatan saat melakukan Verfak dukungan jalur perseorangan. Informasi ini disampaikan oleh Bawaslu Sulsel yang bertugas mengawasi jalannya pelaksanaan tahapan tersebut.
Komisioner KPU Kepulauan Selayar, Dewantara mengatakan, Verfak kali ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, demi menjaga kesehatan, baik petugas dan masyarakat.
"Kita lengkapi mereka dengan APD (alat pelindung diri). Kita berikan masker, sarung tangan dan hand sanitizer saat turun ke lapangan," kata Dewantara. Baca : AHY Beri Perhatian Khusus pada Pilwalkot Makassar
"Kami sebenarnya memasukkan anggaran tambahan untuk pelaksanaan Pilkada, termasuk di dalamnya pengadaan APD. Namun Pemda menolak dan tidak bisa menyetujuinya. Namun untuk pengadaan APD, mereka menyanggupi dan memberikan ke KPU dalam bentuk barang," beber Dewantara.
Adapun pelaksanaan tahapan verfak dukungan di KPU Kepulauan Selayar dilaksanakan sejak 25 Juli 2020 lalu. Pasangan bakal calon Zainuddin dan Aji Sumarno menjadi paket satu-satunya yang menempuh jalur perseorangan di Pilkada Selayar 2020.
"Total dukungan yang akan diverifikasi yakni 9890 KTP. Sejauh ini, sudah ada 4065 dukungan yang sudah selesai verifikasi," beber Dewantara.
Sementara itu di Maros, KPU juga menerapkan protokol kesehatan saat melakukan Verfak dukungan jalur perseorangan. Informasi ini disampaikan oleh Bawaslu Sulsel yang bertugas mengawasi jalannya pelaksanaan tahapan tersebut.
Lihat Juga :