Dibebaskan Abu Sayyaf, 5 WNI Kembali Disandera Kelompok Lain

Senin, 27 April 2020 - 14:22 WIB
loading...
Dibebaskan Abu Sayyaf,...
Para nelayan warga negara Indonesia (WNI) saat disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Foto/The Star
A A A
KINABALU CITY - Lima nelayan warga negara Indonesia (WNI) asal Sandakan telah dibebaskan oleh kelompok Abu Sayyaf melalui para perantara. Namun, kelima nelayan itu disandera lagi oleh kelompok perantara tersebut.

Sumber-sumber intelijen regional mengatakan para perantara untuk keluarga lima sandera WNI telah memenuhi tuntutan kelompok Abu Sayyaf pimpinan Apo Mike. Melalui perantara itulah kelima nelayan WNI dibebaskan.

Namun, para sumber itu mengatakan bahwa para perantara sekarang menyandera kelima nelayan Indonesia dan menuntut pembayaran tambahan.

Para sumber, seperti dikutip The Star, Senin (27/4/2020), menambahkan negosiasi sekarang sedang dilakukan dengan para perantara yang berbasis di Jolo, yang dipimpin oleh seorang wanita. Para perantara asal Jolo ini pernah dikaitkan erat dengan seorang pemimpin Moro.

Kelima nelayan WNI itu bekerja di perusahaan perikanan yang berbasis di Sandakan. Mereka adalah kapten kapal pukat; Arsyad Dahlan, 41, dan para awak; La Baa, 32, Riswanto Hayano, 27, Edi Lawalopo, 53, dan Syarizal Kastamiran, 29.

Kelima WNI itu diculik di perbatasan laut wilayah Tambisan di Lahad Datu pada 17 Januari 2020.

Sekitar satu bulan yang lalu, kelompok Abu Sayyaf merilis sebuah video, di mana mereka mengancam akan memenggal kelima sandera itu jika tidak ada pembayaran uang tebusan.

Abu Sayyaf dilaporkan meminta RM3 juta hingga RM4 juta kepada anggota keluarga para sandera.

Belum diketahui apakah ada uang tebusan yang dibayarkan kepada geng Apo Mike sebelum kelima orang itu diserahkan.

Sumber intelijen mengatakan, dalam kesepakatan terpisah, komandan kunci Abu Sayyaf lainnya Idang Susukan, yang telah bertanggung jawab atas serentetan penculikan lintas-perbatasan di Sabah, telah "menyerah" kepada pemimpin Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) Nur Misuari.

Saat ini, Idang dikatakan berada di pangkalan Misuari di Jolo dan berharap Misuari akan membuat kesepakatan untuknya dengan Manila.

"Sejauh ini, tidak ada indikasi apakah pemerintahan Presiden Filipina Rodrigo Duterte siap untuk memberikan kesepakatan kepada Idang," kata sumber itu.

Idang adalah penculik utama yang menahan Bernard Then dari Malaysia, yang dipenggal pada 17 November 2015.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Polda Riau Perkuat Kolaborasi...
Polda Riau Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Polis Malaysia Tangani Narkoba hingga Terorisme
Napiter Jadi Pengibar...
Napiter Jadi Pengibar Bendera Upacara HUT RI di Nusakambangan, BNPT: Penguatan Wawasan Kebangsaan
Jelang HUT ke-80 RI,...
Jelang HUT ke-80 RI, Eks Napiter Ingatkan Ancaman Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme
Sekum MUI Sulsel: Terorisme...
Sekum MUI Sulsel: Terorisme dan Perbedaan SARA Makin Menurun
Densus 88 Amankan Tiga...
Densus 88 Amankan Tiga Terduga Teroris Jaringan MIT di Palu
AS Sebut Sekutu NATO...
AS Sebut Sekutu NATO yang Kaya Justru Jadi Inkubator Teror
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
Prabowo Terbitkan Perpres...
Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
Rekomendasi
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved