Jabat Direktur Utama, Didik Prasetiyono Ingin Jadikan SIER Destinasi Favorit Pelaku Industri
Sabtu, 10 September 2022 - 07:25 WIB
loading...
A
A
A
Selain mengisi jabatan direktur, pada RUPSLB juga ada penetapan penambahan satu anggota dewan komisaris independen. Yang diberi amanah itu adalah Wardah Nafisah. Wardah merupakan lulusan Master of Business Administration (MBA) dari Coventry University of London.
Wardah juga merupakan cucu ulama terkenal di Jawa Timur yakni almarhum KH Abdul Hamid Pasuruan dan putri dari KH Idris Hamid. Wardah melengkapi tiga komisaris yang sebelumnya sudah ada. Yaitu; Suwartomo sebagai komisaris utama, Eman Suryaman sebagai komisaris independen dan Arif Budi Santoso sebagai anggota komisaris.
Ditemui usai RUPSLB Didik Prasetiyono mengatakan, tantangan ke depan besar cukup menantang bagi kawasan industri. Namun hal tersebut bisa dilewati jika semua pihak terus saling bekerjasama, bersinergi untuk membangun iklim berusaha yang kondusif.
“Kami akan bekerja keras mewujudkan SIER sebagai pengelola kawasan industri yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan, menjadi destinasi favorit bagi para pelaku industri untuk mengembangkan bisnisnya,” papar penghobi olahraga diving ini.
Dalam waktu dekat ini, kata alumnus Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Airlangga (Unair) tersebut akan ada agenda Trade and Investment Task Force B20 atau Business 20. Salah satu agendanya diselenggarakan di Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER). PIER merupakan kawasan industri pengembangan dari SIER di Rembang Pasuruan.
Wardah juga merupakan cucu ulama terkenal di Jawa Timur yakni almarhum KH Abdul Hamid Pasuruan dan putri dari KH Idris Hamid. Wardah melengkapi tiga komisaris yang sebelumnya sudah ada. Yaitu; Suwartomo sebagai komisaris utama, Eman Suryaman sebagai komisaris independen dan Arif Budi Santoso sebagai anggota komisaris.
Ditemui usai RUPSLB Didik Prasetiyono mengatakan, tantangan ke depan besar cukup menantang bagi kawasan industri. Namun hal tersebut bisa dilewati jika semua pihak terus saling bekerjasama, bersinergi untuk membangun iklim berusaha yang kondusif.
“Kami akan bekerja keras mewujudkan SIER sebagai pengelola kawasan industri yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan, menjadi destinasi favorit bagi para pelaku industri untuk mengembangkan bisnisnya,” papar penghobi olahraga diving ini.
Dalam waktu dekat ini, kata alumnus Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Airlangga (Unair) tersebut akan ada agenda Trade and Investment Task Force B20 atau Business 20. Salah satu agendanya diselenggarakan di Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER). PIER merupakan kawasan industri pengembangan dari SIER di Rembang Pasuruan.
Lihat Juga :