Bunuh Kakak Angkat, Begal Motor Sujud di Kaki Ibu Korban
Kamis, 02 Juli 2020 - 10:01 WIB
loading...
Risky pelaku begal menangis sambil bersujud menciumi kaki ibu Khairuddin menyesali perbuatannya usai ditangkap. Foto iNews TV/Firdaus
A
A
A
PALEMBANG - Dua begal sadis di Palembang Sumatera Selatan ditangkap Subdit Jatanras Polda Sumatra Selatan. Keduanya yaitu Risky (16) dan Romadhon (17). Sebelumnya mereka dengan sadis menghabisi korbannya Khairuddin (33) dengan tusukan di bagian tubuh, leher serta wajah hingga tewas demi mengambil motornya.
Ironisnya korban Khairuddin merupakan saudara angkat dari Risky, sehingga pelaku menangis sambil bersujud menciumi kaki ibu Khairuddin menyesali perbuatannya usai ditangkap.
Kasubdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan Kompol Suryadi mengatakan, sebelumnya Risky bersama rekannya Romadhon terlibat kasus pembegalan yang menyebabkan korbannya tewas dengan cara mengenaskan. Korban Khairudin warga Jalan Naskah Dua, Sukarami Palembang ini ditusuk Romadhon pada 5 juni 2020 di Kawasan Pulokerto, Kecamatan Gandus Palembang sekitar pukul 19.00 WIB.
“Kasus ini terungkap dikarenakan usai kejadian pelaku Risky kembali ke lokasi kejadian dan mengantar korban pulang ke rumahnya dalam keadaan terluka. Dibantu tetangga korban dibawa ke rumah sakit namun pelaku Risky menghilang setelah korban dinyatakan meninggal dunia. Sebelum menghilang Risky sempat mengatakan kalau korban berkelahi dan terkena tusukan,” kata Kompol Suryadi, Kamis (2/7/2020). (Baca: Dua Pelajar Diamankan saat Antarkan Sabu ke Lapas)
Korban, kata dia, tak lain adalah abang angkat dari pelaku Risky. Sebelumnya Risky dan Romadhon sepakat untuk mencari target sepeda motor. Lalu Risky lantas berinisiatif untuk mengambil sepeda motor abang angkatnya tersebut kedua pelaku menjemput dan mengajak korban keluar.
Ironisnya korban Khairuddin merupakan saudara angkat dari Risky, sehingga pelaku menangis sambil bersujud menciumi kaki ibu Khairuddin menyesali perbuatannya usai ditangkap.
Kasubdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan Kompol Suryadi mengatakan, sebelumnya Risky bersama rekannya Romadhon terlibat kasus pembegalan yang menyebabkan korbannya tewas dengan cara mengenaskan. Korban Khairudin warga Jalan Naskah Dua, Sukarami Palembang ini ditusuk Romadhon pada 5 juni 2020 di Kawasan Pulokerto, Kecamatan Gandus Palembang sekitar pukul 19.00 WIB.
“Kasus ini terungkap dikarenakan usai kejadian pelaku Risky kembali ke lokasi kejadian dan mengantar korban pulang ke rumahnya dalam keadaan terluka. Dibantu tetangga korban dibawa ke rumah sakit namun pelaku Risky menghilang setelah korban dinyatakan meninggal dunia. Sebelum menghilang Risky sempat mengatakan kalau korban berkelahi dan terkena tusukan,” kata Kompol Suryadi, Kamis (2/7/2020). (Baca: Dua Pelajar Diamankan saat Antarkan Sabu ke Lapas)
Korban, kata dia, tak lain adalah abang angkat dari pelaku Risky. Sebelumnya Risky dan Romadhon sepakat untuk mencari target sepeda motor. Lalu Risky lantas berinisiatif untuk mengambil sepeda motor abang angkatnya tersebut kedua pelaku menjemput dan mengajak korban keluar.
Lihat Juga :