Anies Senang Bisa Bantu KPK, Netizen Ramai-ramai Auto Beri Dukungan: Respect!
Kamis, 08 September 2022 - 10:15 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tampak senyum lepas usai memberikan klarifikasi terkait Formula E kepada KPK. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah dimintai klarifikasinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) terkait proses perencanaan Formula E selama 11 Jam, Rabu 7 September 2022. Setelah diperiksa sejak pukul 09.30-20.30 WIB, Anies mengaku senang bisa membantu KPK dalam menjalankan tugasnya itu.
“Senang sekali bisa kembali membantu KPK dalam menjalankan tugasnya. Hari ini, sejak pukul 09.30 sampai dengan 20.30 WIB memberikan keterangan tentang pelaksanaan Formula E, yang telah sukses diselenggarakan pada 4 Juni 2022,” tulis Anies dalam laman Instagramnya @aniesbaswedan yang dikutip, Kamis (8/9/2022). Baca juga: Anies Selesai Diperiksa KPK Selama 11 Jam Terkait Formula E
Anies mengaku selalu senang manakala bisa membantu KPK menuntaskan tugasnya. Bahkan, sewaktu dirinya menjadi Rektor Universitas Paramadina mata kuliah anti korupsi menjadi wajib diikuti oleh semua mahasiswa.
“Kami selalu berusaha untuk bisa membantu KPK, bahkan sejak sebelum bertugas di pemerintahan. Ketika menjabat sebagai Rektor Universitas Paramadina, kami menjadikan Mata Kuliah Anti Korupsi sebagai mata kuliah yang wajib diikuti oleh semua mahasiswa,” terangnya.
“Senang sekali bisa kembali membantu KPK dalam menjalankan tugasnya. Hari ini, sejak pukul 09.30 sampai dengan 20.30 WIB memberikan keterangan tentang pelaksanaan Formula E, yang telah sukses diselenggarakan pada 4 Juni 2022,” tulis Anies dalam laman Instagramnya @aniesbaswedan yang dikutip, Kamis (8/9/2022). Baca juga: Anies Selesai Diperiksa KPK Selama 11 Jam Terkait Formula E
Anies mengaku selalu senang manakala bisa membantu KPK menuntaskan tugasnya. Bahkan, sewaktu dirinya menjadi Rektor Universitas Paramadina mata kuliah anti korupsi menjadi wajib diikuti oleh semua mahasiswa.
“Kami selalu berusaha untuk bisa membantu KPK, bahkan sejak sebelum bertugas di pemerintahan. Ketika menjabat sebagai Rektor Universitas Paramadina, kami menjadikan Mata Kuliah Anti Korupsi sebagai mata kuliah yang wajib diikuti oleh semua mahasiswa,” terangnya.
Lihat Juga :