Diet Plastik Jadi Momentum Jadikan Lingkungan Lebih Bersih

Kamis, 02 Juli 2020 - 06:11 WIB
loading...
A A A
Kendati sejak kemarin aturan larangan penggunaan kantong plastik sudah diberlakukan, pedagang di pasar tradisional masih ada yang menyediakan kantong plastik. Amin, 18 tahun, misalnya, pedagang alat tulis dan buku di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, itu mengaku hanya pernah mendengar imbauan untuk memakai kantong belanja ramah lingkungan sekaligus adanya larangan pemberian kantong belanja plastik sekali pakai. “Pernah, tapi enggak tahu ya, apa sudah dilarang. Kami masih pakai kantong plastik kalau ada yang belanja di sini,” ujar Amin ketika ditemui SINDO Media kemarin. (Lihat videonya: Tak Terima Sapinya Diusir, Warga Berduel hingga Tewas)

Amin pernah mengikuti sosialisasi oleh pengelola pasar, namun tidak mengetahui kapan kebijakan itu mulai berlaku. Bahkan, dia mengaku masih bingung mengenai kantong belanja ramah lingkungan yang dimaksud.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia Abdullah Mansuri mengatakan, pada prinsipnya para pedagang mendukung Pergub 142/2019. Namun, sosialisasi aturan tersebut belum maksimal di pasar.

Menurut Abdullah, ada banyak hal yang memang belum dilakukan. Pertama, selain sosialisasi yang belum dilakukan secara masif, pihaknya mendorong agar ada penjelasan soal pengganti atau alternatif kantong plastik. “Contohnya, kalau di pasar sudah mulai ‘dipaksa’ untuk pakai kantong pengganti, nah ini yang harus dipikirkan. Apa itu kantong alternatif yang cocok untuk pedagang,” katanya.

Di bagian lain, Direktur Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) Tiza Mafira mengatakan, dalam tiga tahun terakhir ada perkembangan cukup pesat dari daerah untuk melarang penggunaan kantong plastik sekali bayar. GIDKP pernah mengusulkan target agar pada 2020 ini ada 40 daerah yang memberlakukan pelarangan. “Kalau melihat total kabupaten dan kota masih banyak pekerjaan rumah. Ini perlu motivasi dari pemerintah pusat supaya daerah lain mantap mengikuti,” harapnya. (Faorick Pakpahan/Fahmi W Bahtiar/Bima Setiyadi)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Rekomendasi
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Berita Terkini
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved