Ini 3 Eks Bupati di Jabar yang Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin

Selasa, 06 September 2022 - 20:27 WIB
loading...
Ini 3 Eks Bupati di Jabar yang Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin
3 eks bupati di Jabar yang terjerat kasus korupsi bebas bersyarat dari Lapas Sukamiskin, Selasa (6/9/2022). Foto: Dok/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Tiga eks bupati di Provinsi Jawa Barat dipastikan bebas bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin hari ini, Selasa (6/9/2022).

Kepala Lapas (Kalapas) Sukamiskin, Elly Yuzar menyebutkan, ketiga mantan bupati yang kembali menghirup udara bebas usai menjalani hukuman sebagai narapidana korupsi itu, yakni eks Bupati Subang, Ojang Rohani; eks Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, dan eks Bupati Indramayu, Supendi.

"Ya (bebas bersyarat), ada Ojang (Sohandi), Irvan (Rivano Muchtar), dan Supendi," sebut Elly saat dikonfirmasi.

Baca juga: Patrialis Akbar, Suryadharma Ali hingga Zumi Zola Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin

Diketahui, ketiga mantan bupati di Jabar itu terjerat kasus yang berbeda dengan vonis hukuman yang beragam. Irvan Rivano divonis 5 tahun penjara oleh hakim atas kasus sunat dana pendidikan di Kabupaten Cianjur.



Kemudian, Ojang Sohandi divonis delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta karena terbukti menerima suap dan pencucian uang dalam perkara tindak pidana korupsi BPJS Subang pada 2014. Adapun Supendi divonis 4,5 tahun bui atas kasus suap.

Sebelumnya, Elly juga mengatakan bahwa tiga narapidana korupsi lainnya, yakni mantan Menteri Agama Suryadharma Ali, mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar, dan mantan Gubernur Jambi Zumi Zola juga bebas bersyarat hari ini.

Baca juga: Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Bakar Ban di Depan Gedung DPRD Jabar

Menurut Elly, mereka mendapatkan bebas bersyarat sesuai dengan aturan yang tertera dalam Undang-Undang Pemasyarakatan. Meski berstatus bebas bersyarat, lanjut Elly, seluruh narapidana korupsi yang bebas bersyarat hari ini tetap wajib lapor dan mengikuti ketentuan yang diatur oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas).

"Masih bebas bersyarat, masih wajib lapor. Tentu di situ ada aturan yang diatur oleh Bapas. Itu diawasi Bapas kalau mereka melanggar aturan, bisa saja mereka ditarik ke lapas," kata Elly.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2041 seconds (11.97#12.26)