2 Wanita Muda dan 1 Pelajar SMA Jadi Pengedar Narkoba Diringkus Polresta Malang
Selasa, 06 September 2022 - 14:07 WIB
loading...
Polresta Malang berhasil meringkus sejumlah pelaku penyalahgunaan narkotika selama Operasi Tumpas Semeru 2022.
A
A
A
MALANG - Belasan tersangka penyalahgunaan narkotika berhasil diamankan Polresta Malang Kota dan jajarannya selama Operasi Tumpas Semeru 2022. Total ada 17 kasus yang berhasil diungkap, dengan dua kasus merupakan pengedaran pil dobel L.
Kasatnarkoba Polresta Malang Kota Kompol Dodi Pratama menerangkan dari 19 tersangka yang diamankan ada dua wanita cantik yang diamankan polisi. Wanita ini tertangkap tangan mengedarkan ganja dan sabu atas perintah atasannya. Mereka ditangkap dengan barang bukti 6 poket sabu dan 1,4 kilogram ganja.
"Mereka ini pemain baru, mau diedarkan kalau ada perintah dari bosnya. Dapat barangnya dari inisial I, dimintai tolong untuk ngambil barang, kalau ada pesanan ditaruh di tempat yang ditentukan," ungkap Dodi saat rilis di Mapolresta Malang Kota, pada Selasa (6/9/2022).
Baca juga: Terungkap! Santri Korban Penganiayaan di Ponpes Gontor Ponorogo Bertambah 2 Orang
Menurutnya, jaringan narkotika sengaja memanfaatkan para perempuan untuk mengedarkannya karena dinilai jarang dan tidak mencurigakan. Apalagi banyak bandar - bandar dan kurir narkoba yang sudah tertangkap.
"Sudah beberapa kali temponya satu bulanan, karena bandar-bandar banyak yang kita tangkap, kalau perempuan jarang kita amati. (Mau mengedarkan narkotika) Alasannya ekonomi, yang perempuan itu sudah menikah tapi pisah cerai," tuturnya.
Selain dua wanita cantik, ada satu pelajar yang terjaring Operasi Tumpas Semeru 2022. Tersangka itu diamankan karena kedapatan mengedarkan pil dobel L. "Satu orang tersangka masuk operasi ini, tapi tidak kita tampilkan karena masih di bawah umur," ucapnya.
Kasatnarkoba Polresta Malang Kota Kompol Dodi Pratama menerangkan dari 19 tersangka yang diamankan ada dua wanita cantik yang diamankan polisi. Wanita ini tertangkap tangan mengedarkan ganja dan sabu atas perintah atasannya. Mereka ditangkap dengan barang bukti 6 poket sabu dan 1,4 kilogram ganja.
"Mereka ini pemain baru, mau diedarkan kalau ada perintah dari bosnya. Dapat barangnya dari inisial I, dimintai tolong untuk ngambil barang, kalau ada pesanan ditaruh di tempat yang ditentukan," ungkap Dodi saat rilis di Mapolresta Malang Kota, pada Selasa (6/9/2022).
Baca juga: Terungkap! Santri Korban Penganiayaan di Ponpes Gontor Ponorogo Bertambah 2 Orang
Menurutnya, jaringan narkotika sengaja memanfaatkan para perempuan untuk mengedarkannya karena dinilai jarang dan tidak mencurigakan. Apalagi banyak bandar - bandar dan kurir narkoba yang sudah tertangkap.
"Sudah beberapa kali temponya satu bulanan, karena bandar-bandar banyak yang kita tangkap, kalau perempuan jarang kita amati. (Mau mengedarkan narkotika) Alasannya ekonomi, yang perempuan itu sudah menikah tapi pisah cerai," tuturnya.
Selain dua wanita cantik, ada satu pelajar yang terjaring Operasi Tumpas Semeru 2022. Tersangka itu diamankan karena kedapatan mengedarkan pil dobel L. "Satu orang tersangka masuk operasi ini, tapi tidak kita tampilkan karena masih di bawah umur," ucapnya.
Lihat Juga :