Kasus Aktif Covid-19 Sisakan 14 Orang, Warga Ibu Kota Kepri Tetap Diminta Taat Prokes
Senin, 05 September 2022 - 08:51 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengemukakan tiga kabupaten di Kepri, yakni Kepulauan Anambas, Natuna, dan Lingga bertahan nihil kasus aktif Covid-19. Anambas sejak sekitar enam bulan lalu ditetapkan sebagai zona hijau, sedangkan enam kabupaten dan kota lainnya di Kepri masih zona kuning atau risiko penularan rendah. "Natuna dan Lingga potensial ditetapkan sebagai zona hijau bila mampu bertahan nihil kasus aktif minimal selama sebulan," ucapnya.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana mengimbau masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 di posko yang dibangun lembaga negara lainnya.
Baca juga: Kisah Misteri Makam Kyai Waqak di Kendal yang Sulit Dirobohkan
Saat ini, kata dia, vaksinasi dosis pertama mencapai 1.779.679 orang atau 98,72 persen, sedangkan dosis kedua 1.538.867 orang atau 85,36 persen dari total sasaran. "Capaian vaksin dosis pertama dan kedua sudah cukup baik. Namun harus diingat bahwa efektivitas vaksin itu hanya 3-6 bulan sehingga harus vaksin lagi," tuturnya.
Menurut dia, capaian vaksinasi dosis ketiga atau penguat di Kepri masih relatif lambat. Hingga saat ini baru 52,34 persen atau 718.876 orang yang vaksinasi penguat. "Sekali lagi saya katakan bahwa vaksin ini kebutuhan untuk melindungi diri di masa pandemi Covid-19," katanya.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana mengimbau masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 di posko yang dibangun lembaga negara lainnya.
Baca juga: Kisah Misteri Makam Kyai Waqak di Kendal yang Sulit Dirobohkan
Saat ini, kata dia, vaksinasi dosis pertama mencapai 1.779.679 orang atau 98,72 persen, sedangkan dosis kedua 1.538.867 orang atau 85,36 persen dari total sasaran. "Capaian vaksin dosis pertama dan kedua sudah cukup baik. Namun harus diingat bahwa efektivitas vaksin itu hanya 3-6 bulan sehingga harus vaksin lagi," tuturnya.
Menurut dia, capaian vaksinasi dosis ketiga atau penguat di Kepri masih relatif lambat. Hingga saat ini baru 52,34 persen atau 718.876 orang yang vaksinasi penguat. "Sekali lagi saya katakan bahwa vaksin ini kebutuhan untuk melindungi diri di masa pandemi Covid-19," katanya.
(eyt)
Lihat Juga :