Terlibat Kasus Narkoba, 2 Anggota Polisi di Jabar Diberhentikan Tidak Hormat
Sabtu, 03 September 2022 - 15:53 WIB
loading...
A
A
A
"Prioritas utama yang harus menjadi atensi adalah penyalahgunaan narkoba oleh anggota Polri dan saya tidak akan pandang bulu untuk memberikan sanksi, walaupun anggota saya sendiri," tegas Kapolda Jabar dalam keterangan resminya, Sabtu (3/9/2022).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, pemberian sanksi PTDH ini sebagai pembelajaran dan sarana introspeksi bersama agar pengawasan dan pengendalian kepala satuan kerja lebih ditingkatkan lagi."Sehingga tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan oleh masing-masing personel di satuan kerja atau satuan wilayah," katanya.
Ibrahik juga menjelaskan bahwa pemecatan anggota polisi yang melanggar itu juga untuk menjaga nama baik organisasi yang saat ini sudah bekerja keras meningkatkan inovasi dan motivasi, sehingga dapat melayani masyarakat dengan baik.
"Dengan berat hati kita melaksanakan PTDH ini untuk menjaga keseimbangan organisasi, memelihara motivasi anggota yang sudah bekerja dan berkelakuan baik," tegas Ibrahim. Baca juga: Selama 1 Minggu, Polisi Tangkap 8 Pengedar dan Pemakai Narkoba di Bekasi
Untuk diketahui, dalam sidang kode etik, kedua anggota Polda Jabar itu terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 13 huruf e Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri Jo Pasal 13 ayat (1) PPRI No 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.
AKP Edi Nurdin Massa disanksi sifatnya bukan Administratif sebagaimana dimaksud Pasal 108 ayat (1) huruf a dan b Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri dan Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, pemberian sanksi PTDH ini sebagai pembelajaran dan sarana introspeksi bersama agar pengawasan dan pengendalian kepala satuan kerja lebih ditingkatkan lagi."Sehingga tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan oleh masing-masing personel di satuan kerja atau satuan wilayah," katanya.
Ibrahik juga menjelaskan bahwa pemecatan anggota polisi yang melanggar itu juga untuk menjaga nama baik organisasi yang saat ini sudah bekerja keras meningkatkan inovasi dan motivasi, sehingga dapat melayani masyarakat dengan baik.
"Dengan berat hati kita melaksanakan PTDH ini untuk menjaga keseimbangan organisasi, memelihara motivasi anggota yang sudah bekerja dan berkelakuan baik," tegas Ibrahim. Baca juga: Selama 1 Minggu, Polisi Tangkap 8 Pengedar dan Pemakai Narkoba di Bekasi
Untuk diketahui, dalam sidang kode etik, kedua anggota Polda Jabar itu terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 13 huruf e Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri Jo Pasal 13 ayat (1) PPRI No 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.
AKP Edi Nurdin Massa disanksi sifatnya bukan Administratif sebagaimana dimaksud Pasal 108 ayat (1) huruf a dan b Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri dan Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Lihat Juga :