Faktor Ekonomi Dominasi Anak di Makassar Tidak Sekolah
Jum'at, 02 September 2022 - 07:10 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Yeni juga menyatakan jika persepsi dan paradigma masyarakat terkait pentingnya pendidikan juga harus diubah. Persepsi bahwa pendidikan untuk mencari kerja, harus digeser bahwa pendidikan bertujuan untuk keberlangsungan hidup yang lebih baik.
Baca Juga: Disdik Kota Makassar Bakal Menelusuri Siswa Putus Sekolah
"Karena orang yang bekerja tapi punya pendidikan, akan berbeda dengan orang yang juga bekerja namun tidak punya latar belakang pendidikan. Bisa saja sama-sama punya usaha, tapi manajemen usahanya pasti berbeda," tandas Yeni.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Aulia Arsyad mengatakan bahwa setiap kali melakukan penjaringan terhadap anak jalanan (anjal), gelandang dan pengemis (gepeng), pihaknya selalu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan.
Apalagi, data dari Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos mencatat, anak jalanan cukup mendominasi penjaringan. Hingga akhir Agustus 2022, dari 255 yang terjaring, sebanyak 210 di antaranya adalah usia anak.
"Apabila dari hasil pendataan Dinsos ditemukan anak putus sekolah langsung kami koordinasikan dengan Disdik. Termasuk data anak jalanan kami teruskan ke Disdik baik yang masih sekolah maupun yang putus sekolah," jelasnya.
Baca Juga: Disdik Kota Makassar Bakal Menelusuri Siswa Putus Sekolah
"Karena orang yang bekerja tapi punya pendidikan, akan berbeda dengan orang yang juga bekerja namun tidak punya latar belakang pendidikan. Bisa saja sama-sama punya usaha, tapi manajemen usahanya pasti berbeda," tandas Yeni.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Aulia Arsyad mengatakan bahwa setiap kali melakukan penjaringan terhadap anak jalanan (anjal), gelandang dan pengemis (gepeng), pihaknya selalu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan.
Apalagi, data dari Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos mencatat, anak jalanan cukup mendominasi penjaringan. Hingga akhir Agustus 2022, dari 255 yang terjaring, sebanyak 210 di antaranya adalah usia anak.
"Apabila dari hasil pendataan Dinsos ditemukan anak putus sekolah langsung kami koordinasikan dengan Disdik. Termasuk data anak jalanan kami teruskan ke Disdik baik yang masih sekolah maupun yang putus sekolah," jelasnya.
(agn)
Lihat Juga :