KAMMI Tolak Kenaikan BBM-Minta Kendalikan Harga Sembako
Rabu, 31 Agustus 2022 - 21:03 WIB
loading...
Pengamanan objek vital oleh aparat kepolisian di Terminal BBM Pertamina di Karang Karangan Kecamatan Bua Kabupaten Luwu. Foto/SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
PALOPO - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Luwu Raya menolak rencana pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi. Penolakan ini disampaikan melalui aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Palopo, Rabu, (31/8/2022). Ada tiga poin tuntutan KAMMI kepada pemerintah.
"Hari ini kami turun ke jalan melalui aksi Gerakan Selamatkan Indonesia. Tiga poin yang kami suarakan, pertama menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi," ujar Yusril Mahendra selaku Koordinator lapangan aksi KAMMI Luwu Raya.
Baca Juga: Stok BBM dan LPG di Sulsel Terjamin hingga Idul Fitri
"Kedua, mendesak pemerintah kendalikan harga sembako, harga barang -barang pokok, ketiga mendesak pemerintah tunda Proyek Strategi Nasional atau PSN yang tidak berdampak langsung bagi rakyat dan alihkan anggaran tersebut untuk subsidi BBM," lanjut Yusril.
Diketahui, rencana pemerintah pusat menaikkan harga Bahan Bakar Minyak, BBM bersubsidi jenis RON 90 atau Pertalite dan Solar ditentang sejumlah pihak termasuk mahasiswa.
"Hari ini kami turun ke jalan melalui aksi Gerakan Selamatkan Indonesia. Tiga poin yang kami suarakan, pertama menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi," ujar Yusril Mahendra selaku Koordinator lapangan aksi KAMMI Luwu Raya.
Baca Juga: Stok BBM dan LPG di Sulsel Terjamin hingga Idul Fitri
"Kedua, mendesak pemerintah kendalikan harga sembako, harga barang -barang pokok, ketiga mendesak pemerintah tunda Proyek Strategi Nasional atau PSN yang tidak berdampak langsung bagi rakyat dan alihkan anggaran tersebut untuk subsidi BBM," lanjut Yusril.
Diketahui, rencana pemerintah pusat menaikkan harga Bahan Bakar Minyak, BBM bersubsidi jenis RON 90 atau Pertalite dan Solar ditentang sejumlah pihak termasuk mahasiswa.
Lihat Juga :