Penjabat Gubernur Sulbar Akmal Malik: Festival Sandeq Mahakarya Maritim Indonesia
Rabu, 31 Agustus 2022 - 12:34 WIB
loading...
A
A
A
“Saya terkagum maha karya maritim Indonesia. Ini mahakarya yang tidak dimiliki daerah lain,” kata Akmal Malik.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar mengucapkan terima kasih atas dukungan Penjabat Gubernur Sulbar.
Menurutnya, dukungan dari Penjabat Gubernur Sulbar sangat berarti. Jadi semacam pendorong semangat. Padahal, Akmal Malik yang notabene berasal dari Sumatera Barat mendukung penuh terselenggaranya Festival Sandeq. Artinya, Festival Sandeq ini tak hanya untuk Sulbar, tapi juga milik bangsa Indonesia.
“Ini pelajaran dan pukulan telak kita bagi orang mandar. Bapak ini sejauh jauh dari sumatera mengembangkan budaya Mandar. Terima kasih pak gubernur,” ujar Andi Ibrahim.
Dia menambahkan, perlombaan perahu Sandeq hampir tiga tahun vakum, akibat pandemi. Dengan digelarnya Festival Sandeq tahun ini, seakan jadi pengobat kerinduan masyakarat.
Ia juga menitip pesan kepada para passandeq. Kata dia, jangan menganggap Festival Sandeq hanya semata perlombaan. Tapi festival ini juga adalah ajang silaturahmi, mempererat persaudaraan. Sekaligus sebuah upaya melestarikan kekayaan budaya bangsa maritim.
“Kita berlomba dengan penuh rasa kecintaan kita terhadap Sulbar. dan saya harap agar berlomba dengan sportif. Ini bukan semata lomba melainkan silaturahmi yang hampir tiga tahun tidak terlaksana,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar mengucapkan terima kasih atas dukungan Penjabat Gubernur Sulbar.
Menurutnya, dukungan dari Penjabat Gubernur Sulbar sangat berarti. Jadi semacam pendorong semangat. Padahal, Akmal Malik yang notabene berasal dari Sumatera Barat mendukung penuh terselenggaranya Festival Sandeq. Artinya, Festival Sandeq ini tak hanya untuk Sulbar, tapi juga milik bangsa Indonesia.
“Ini pelajaran dan pukulan telak kita bagi orang mandar. Bapak ini sejauh jauh dari sumatera mengembangkan budaya Mandar. Terima kasih pak gubernur,” ujar Andi Ibrahim.
Dia menambahkan, perlombaan perahu Sandeq hampir tiga tahun vakum, akibat pandemi. Dengan digelarnya Festival Sandeq tahun ini, seakan jadi pengobat kerinduan masyakarat.
Ia juga menitip pesan kepada para passandeq. Kata dia, jangan menganggap Festival Sandeq hanya semata perlombaan. Tapi festival ini juga adalah ajang silaturahmi, mempererat persaudaraan. Sekaligus sebuah upaya melestarikan kekayaan budaya bangsa maritim.
“Kita berlomba dengan penuh rasa kecintaan kita terhadap Sulbar. dan saya harap agar berlomba dengan sportif. Ini bukan semata lomba melainkan silaturahmi yang hampir tiga tahun tidak terlaksana,” ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :