Port Visit Diharapkan Dorong Generasi Muda Pahami Peran Vital Pelabuhan
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 13:14 WIB
loading...
Sebanyak 100 siswa SDS Barunawati IV Tanjung Priok, SD Juara Jakarta Utara, dan Rumah Autis Tanjung Priok melakukan program Port Visit di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 22 Agustus 2025. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Posisi pelabuhan sebagai simpul utama logistik menjadikannya penopang vital perekonomian nasional. Kesadaran akan peran penting itu kini mulai diperkenalkan sejak dini kepada generasi muda.
PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 menggelar program Port Visit di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 22 Agustus 2025. Sebanyak 100 siswa SDS Barunawati IV Tanjung Priok, SD Juara Jakarta Utara, serta Rumah Autis Tanjung Priok diajak mengenal langsung dunia maritim.
Baca juga: Antisipasi Macet Kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Bongkar Muat Tak Lebih 1 Jam
Kegiatan dimulai dengan kunjungan ke Museum Maritim Indonesia, lomba mewarnai, hingga tur lapangan menyaksikan aktivitas bongkar muat di pelabuhan terbesar di Indonesia itu. Melalui pengalaman langsung, anak-anak diharapkan memperoleh pemahaman bahwa pelabuhan bukan hanya gerbang perdagangan melainkan juga jantung konektivitas bangsa.
Senior Vice President Sekretariat Perusahaan SPSL Dewi Fitriyani mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar rekreasi edukatif. “Kami ingin para pelajar melihat langsung bagaimana pelabuhan bekerja, sehingga mereka bisa memahami peran pentingnya bagi bangsa. Kegiatan ini juga menanamkan semangat kebangsaan dan wawasan maritim,” ujarnya.
PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 menggelar program Port Visit di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 22 Agustus 2025. Sebanyak 100 siswa SDS Barunawati IV Tanjung Priok, SD Juara Jakarta Utara, serta Rumah Autis Tanjung Priok diajak mengenal langsung dunia maritim.
Baca juga: Antisipasi Macet Kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Bongkar Muat Tak Lebih 1 Jam
Kegiatan dimulai dengan kunjungan ke Museum Maritim Indonesia, lomba mewarnai, hingga tur lapangan menyaksikan aktivitas bongkar muat di pelabuhan terbesar di Indonesia itu. Melalui pengalaman langsung, anak-anak diharapkan memperoleh pemahaman bahwa pelabuhan bukan hanya gerbang perdagangan melainkan juga jantung konektivitas bangsa.
Senior Vice President Sekretariat Perusahaan SPSL Dewi Fitriyani mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar rekreasi edukatif. “Kami ingin para pelajar melihat langsung bagaimana pelabuhan bekerja, sehingga mereka bisa memahami peran pentingnya bagi bangsa. Kegiatan ini juga menanamkan semangat kebangsaan dan wawasan maritim,” ujarnya.
Lihat Juga :