Kasus HIV/AIDS Marak, Tokoh Jabar Ingatkan Pentingnya Iman dan Adab
Rabu, 31 Agustus 2022 - 12:48 WIB
loading...
Tokoh Jawa Barat mengingatkan pentingnya iman dan abad untuk mencegah maraknya HIV Aids.Foto/ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Lonjakan kasus HIV/AIDS di Provinsi Jawa Barat, khususnya Kota Bandung kini menjadi kekhawatiran masyarakat.
Bahkan, kondisi tersebut memicu Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum mengeluarkan pernyataan yang memicu polemik, yakni poligami dan menikah dini sebagai solusi menekan kasus HIV/AIDS
Menanggapi maraknya kasus HIV/AIDS di Provinsi Jabar, sesepuh Jabar, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa penularan HIV/AIDS tidak semata-mata diakibatkan oleh seks bebas.
Baca juga: Tekan Lonjakan Kasus HIV/AIDS di Bandung, Wagub Jabar: Izinkan Suami Poligami
Menurutnya, penularan melalui jarum suntik hingga penggunaan narkoba justru diduga menjadi penyebab utama merebaknya virus tersebut. Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini menilai, pencegahan HIV/AIDS harus dilakukan mulai dari tingkatan terendah, yakni keluarga.
Adapun dalam tataran pemerintahan, kata Iwan, Pemprov Jabar sebenarnya sudah memiliki program penanggulangan HIV/AIDS yang tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2013 tentang Ketahanan Keluarga.
"Di sini perlu digarisbawahi bahwa keluarga tak hanya harus mendidik anak dalam masalah yang berkaitan dengan ilmu yang dipelajari di sekolah saja. Namun, juga terkait hal lain yang tak kalah penting, seperti pendidikan karakter dan ilmu agama," kata Iwan, Rabu (31/8/2022).
Bahkan, kondisi tersebut memicu Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum mengeluarkan pernyataan yang memicu polemik, yakni poligami dan menikah dini sebagai solusi menekan kasus HIV/AIDS
Menanggapi maraknya kasus HIV/AIDS di Provinsi Jabar, sesepuh Jabar, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa penularan HIV/AIDS tidak semata-mata diakibatkan oleh seks bebas.
Baca juga: Tekan Lonjakan Kasus HIV/AIDS di Bandung, Wagub Jabar: Izinkan Suami Poligami
Menurutnya, penularan melalui jarum suntik hingga penggunaan narkoba justru diduga menjadi penyebab utama merebaknya virus tersebut. Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini menilai, pencegahan HIV/AIDS harus dilakukan mulai dari tingkatan terendah, yakni keluarga.
Adapun dalam tataran pemerintahan, kata Iwan, Pemprov Jabar sebenarnya sudah memiliki program penanggulangan HIV/AIDS yang tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2013 tentang Ketahanan Keluarga.
"Di sini perlu digarisbawahi bahwa keluarga tak hanya harus mendidik anak dalam masalah yang berkaitan dengan ilmu yang dipelajari di sekolah saja. Namun, juga terkait hal lain yang tak kalah penting, seperti pendidikan karakter dan ilmu agama," kata Iwan, Rabu (31/8/2022).
Lihat Juga :