Poligami Tekan HIV/AIDS, Wagub Jabar Dinilai Ingin Dongkrak Popularitas
Selasa, 30 Agustus 2022 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Firman menjelaskan, popularitas seseorang bakal menunjang elektabilitas jika popularitasnya bersifat positif. Sebaliknya, jika popularitasnya cenderung negatif, maka elektabilitas pun tak akan tercapai.
"Popularitas itu akan menunjang elektabilitas kalau popularitas itu positif. Jadi, populer dan disukai. Sehingga kemudian harus hati-hati kalau memang itu motifnya," sambung Firman.
Baca: Sebut Poligami Solusi HIV/AIDS, Wagub Jabar Dinilai Bikin Gaduh Publik
Sebelumnya diberitakan, Uu melihat fenomena banyaknya ibu rumah tangga (IRT) tertular HIV/AIDS, maka salah satu solusinya adalah berpoligami agar suami tidak 'jajan sembarangan'.
Menurutnya, bila suami tidak cukup dengan satu pasangan, maka agama pun mengizinkan suami berpoligami dengan syarat dan sejumlah catatan besar seperti harus mampu adil dan bijaksana.
"Popularitas itu akan menunjang elektabilitas kalau popularitas itu positif. Jadi, populer dan disukai. Sehingga kemudian harus hati-hati kalau memang itu motifnya," sambung Firman.
Baca: Sebut Poligami Solusi HIV/AIDS, Wagub Jabar Dinilai Bikin Gaduh Publik
Sebelumnya diberitakan, Uu melihat fenomena banyaknya ibu rumah tangga (IRT) tertular HIV/AIDS, maka salah satu solusinya adalah berpoligami agar suami tidak 'jajan sembarangan'.
Menurutnya, bila suami tidak cukup dengan satu pasangan, maka agama pun mengizinkan suami berpoligami dengan syarat dan sejumlah catatan besar seperti harus mampu adil dan bijaksana.
(san)
Lihat Juga :