Jelang Adaptasi Baru, Bogor Siapkan Surat Edaran untuk 8 Sektor Ini
Rabu, 01 Juli 2020 - 11:37 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyebutkan pengembangan jalur baru bagi penghobi sepeda yang kini digandrungi kaum urban itu sudah dipersiapkan sepanjang mulai dari wilayah Bogor Utara (Warung Jambu, Jalan Pajajaran), Bogor Timur (Ekalokasari Plaza Jalan Siliwangi hingga Bogor Tengah (Kawasan Suryakencana dan Tugu Kujang)
"Pengembangan jalur sepeda itu kita sudah persiapkan sampai ke Utara arah Jambu Dua menuju Pajajaran maupun ke Selatan arah Suryakencana menuju Ekalos dan balik ke Tugu Kujang akan menjadi potensi untuk dikembangkan. Namun tantangannya adalah kontur dan sempitnya lebar jalan yang harus kita sesuaikan," kata mantan salah satu direktur di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.
Sekadar diketahui, tiga tahun silam Pemkot Bogor sudah membangun jalur sepeda yang terintegrasi dengan jogging trek sepanjang 4 kilometer yang terintegrasi dengan pedestrian serta jogging track di lingkar Kebun Raya Bogor (Jalan Ir H Juanda, Pajajaran, Otista dan Jalak Harupat).
Namun demikian fasilitas itu dianggap masih belum ramah difable, bahkan saat akhir pekan kerap menimbulkan persoalan antara pejalan kaki, pengendara motor dan pesepeda. Khususnya di Jalan Otista, hingga saat ini masih menggunakan bahu jalan.
Pentingnya pembenahan infrastruktur jalur sepeda di Kota Bogor didukung penuh para pecinta sepeda yang bergabung dalam komunitas sepeda kasak kusuk (koskas) Bogor. (Baca juga: Stres di Tengah Pandemi COVID-19 Jadi Alasan Ridho Illahi Sedot Sabu )
"Pengembangan jalur sepeda itu kita sudah persiapkan sampai ke Utara arah Jambu Dua menuju Pajajaran maupun ke Selatan arah Suryakencana menuju Ekalos dan balik ke Tugu Kujang akan menjadi potensi untuk dikembangkan. Namun tantangannya adalah kontur dan sempitnya lebar jalan yang harus kita sesuaikan," kata mantan salah satu direktur di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.
Sekadar diketahui, tiga tahun silam Pemkot Bogor sudah membangun jalur sepeda yang terintegrasi dengan jogging trek sepanjang 4 kilometer yang terintegrasi dengan pedestrian serta jogging track di lingkar Kebun Raya Bogor (Jalan Ir H Juanda, Pajajaran, Otista dan Jalak Harupat).
Namun demikian fasilitas itu dianggap masih belum ramah difable, bahkan saat akhir pekan kerap menimbulkan persoalan antara pejalan kaki, pengendara motor dan pesepeda. Khususnya di Jalan Otista, hingga saat ini masih menggunakan bahu jalan.
Pentingnya pembenahan infrastruktur jalur sepeda di Kota Bogor didukung penuh para pecinta sepeda yang bergabung dalam komunitas sepeda kasak kusuk (koskas) Bogor. (Baca juga: Stres di Tengah Pandemi COVID-19 Jadi Alasan Ridho Illahi Sedot Sabu )
Lihat Juga :