Belasan Buruh di Bekasi Jadi Klaster Baru Covid-19
Rabu, 01 Juli 2020 - 10:53 WIB
loading...
A
A
A
Di antaranya, Kecamatan Karangbahagia, Cikarang Pusat, Cikarang Utara dan yang terbanyak di Cikarang Timur. "Tracking, tracing dan tes secara masif sedang kami lakukan terhadap mereka yang berkontak erat dengan buruh yang terkomfirmasi positif tersebut," ungkapnya. (Baca juga: Bertambah 6, Total 1.115 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19 )
Penambahan kasus baru ini menjadi babak tersendiri bagi penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Sebelumnya, hampir satu pekan tidak ada penambahan kasus didaerah yang memiliki kawasan industri terbesar di Indonesia. Bahkan, sebelumnya menyisakan sembilan pasien, sisanya sembuh.
Dengan ditemukan klaster baru ini, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi menjadi 263 kasus, sebanyak 217 pasien di antaranya sembuh dan 20 pasien meninggal dunia. Sedangkan pasien aktif menjadi 26 pasien, sebanyak 15 pasien dirawat di rumah sakit dan 11 orang isolasi mandiri.
Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan, dengan penambahan kasus ini, Kabupaten Bekasi masih berada di zona kuning. "Kami pastikan pemerintah terus bekerja keras untuk menekan penyebaran. Kami minta warga untuk patuh dan mengedapankan protokol kesehatan," imbaunya.
Penambahan kasus baru ini menjadi babak tersendiri bagi penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Sebelumnya, hampir satu pekan tidak ada penambahan kasus didaerah yang memiliki kawasan industri terbesar di Indonesia. Bahkan, sebelumnya menyisakan sembilan pasien, sisanya sembuh.
Dengan ditemukan klaster baru ini, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi menjadi 263 kasus, sebanyak 217 pasien di antaranya sembuh dan 20 pasien meninggal dunia. Sedangkan pasien aktif menjadi 26 pasien, sebanyak 15 pasien dirawat di rumah sakit dan 11 orang isolasi mandiri.
Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan, dengan penambahan kasus ini, Kabupaten Bekasi masih berada di zona kuning. "Kami pastikan pemerintah terus bekerja keras untuk menekan penyebaran. Kami minta warga untuk patuh dan mengedapankan protokol kesehatan," imbaunya.
(mhd)
Lihat Juga :