3 Sungai Terpanjang di Bogor, Nomor 2 Membelah Kota Jakarta
Kamis, 25 Agustus 2022 - 13:17 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai sungai terpanjang di Bogor ternyata pencemaran Sungai cisadane semakin parah dan terlebih lagi wilayah Kabupaten Tangerang terkena imbas dari adanya keberadaan sungai ini. Meskipun Pemerintah Bogor dan Tangerang telah melakukan berbagai upaya, namun kondisi Sungai cisadane terus memburuk.
2. Sungai Ciliwung
Sungai Ciliwung merupakan sungai yang telah ada sejak zaman penjajahan kolonial Belanda yang pada saat itu menjajah Pulau Jawa. Dari letaknya Sungai Ciliwung membentang dari hulu Cisarua, Bogor yang meliputi kawasan pegunungan (Gunung Gede, Gunung Pangrango, dan Gunung Cisarua) ini membelah Kota Jakarta dan mengalir hingga ke hilir pantai utara Jakarta.
Sungai terpanjang kedua di Bogor ini memiliki panjang sekitar 117 Km dan luas 257.000 hektare. Namun, ketika hujan turun di wilayah Kota Jakarta dan Bogor aliran sungai ini kerap kali menimbulkan banjir yang diakibatkan dari permasalahan kerusakan dari ekosistem sungai yang tidak dijaga dengan baik dan aliran air sungai yang tersumbat karena limbah dan sampah.
Berdasarkan data tahun 2017 dari LIPI kekhawatiran ekosistem sungai yang kian hari semakin buruk dan pada akhirnya membuat 92,5 persen ikan-ikan di sungai ciliwung juga terancam punah hal ini dipicu oleh adanya air sungai yang keruh beserta pencemaran lingkungan.
![3 Sungai Terpanjang di Bogor, Nomor 2 Membelah Kota Jakarta]()
Maka dari itu, untuk menjaga ekosistem lingkungan yang semakin memburuk, hal ini perlu dicermati secara bersama bukan hanya dari peran pemerintahan saja, namun peran masyarakat sekitar juga harus turut menjaganya agar dengan bersihnya aliran Sungai Ciliwung akan membuat masyarakat setempat juga mendapatkan berbagai manfaat, seperti mudahnya dalam mengambil sumber mata air sungai yang bersih dan sebagainya.
2. Sungai Ciliwung
Sungai Ciliwung merupakan sungai yang telah ada sejak zaman penjajahan kolonial Belanda yang pada saat itu menjajah Pulau Jawa. Dari letaknya Sungai Ciliwung membentang dari hulu Cisarua, Bogor yang meliputi kawasan pegunungan (Gunung Gede, Gunung Pangrango, dan Gunung Cisarua) ini membelah Kota Jakarta dan mengalir hingga ke hilir pantai utara Jakarta.
Sungai terpanjang kedua di Bogor ini memiliki panjang sekitar 117 Km dan luas 257.000 hektare. Namun, ketika hujan turun di wilayah Kota Jakarta dan Bogor aliran sungai ini kerap kali menimbulkan banjir yang diakibatkan dari permasalahan kerusakan dari ekosistem sungai yang tidak dijaga dengan baik dan aliran air sungai yang tersumbat karena limbah dan sampah.
Berdasarkan data tahun 2017 dari LIPI kekhawatiran ekosistem sungai yang kian hari semakin buruk dan pada akhirnya membuat 92,5 persen ikan-ikan di sungai ciliwung juga terancam punah hal ini dipicu oleh adanya air sungai yang keruh beserta pencemaran lingkungan.

Maka dari itu, untuk menjaga ekosistem lingkungan yang semakin memburuk, hal ini perlu dicermati secara bersama bukan hanya dari peran pemerintahan saja, namun peran masyarakat sekitar juga harus turut menjaganya agar dengan bersihnya aliran Sungai Ciliwung akan membuat masyarakat setempat juga mendapatkan berbagai manfaat, seperti mudahnya dalam mengambil sumber mata air sungai yang bersih dan sebagainya.
Lihat Juga :