Setia Kawan, Pencuri Ini Menyerahkan Diri Setelah Rekannya Ditangkap

Rabu, 01 Juli 2020 - 04:11 WIB
loading...
Setia Kawan, Pencuri...
Dadang Hendrawan alias DD (30) yang diduga pelaku pencurian handphone menyerahkan diri ke Polsek Cakranegara, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). INews TV/Hari
A A A
MATARAM - Dadang Hendrawan alias DD (30) yang diduga pelaku pencurian handphone menyerahkan diri ke Polsek Cakranegara, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pelaku menyerahkan diri karena salah seorang rekannya, Saefulloh alias SF (30) lebih dulu ditangkap petugas.

Kedua warga Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya itu kini mendekam dibalik jeruji Polsek Cakranegara. Mereka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya mencuri satu buah handphone milik korban yang tak jauh dari rumah pelaku.

"Satu pelaku menyerahkan diri secara suka rela. DD ini mengaku ikut bertanggung jawab setelah rekannya tertangkap. Makanya dia menyerahkan diri," ungkap Kapolsek Cakranegara, AKP Zaky Maghfur di Mataram, Selasa (30/06/2020).

Pelaku melakukan pencurian Jumat (25/06/2020) sekitar pukul 02.00 wita lalu. Keduanya memanjat tembok pagar rumah korban. Keduanya lantas berbagi peran. SF masuk sebagai eksekutor. Sedangkan DD bertugas memegang jendela.

Setelah mencuri handphone, pelaku langsung kabur. "Itu peran keduanya. Satunya masuk, satu lagi memegang jendela," bebernya.

Setelah laporan dari korban diterima. Petugas langsung melakukan penyelidikan. Beberapa keterangan saksi dan hasil olah TKP. Identiras SF dikantongi petugas.

Setelah itu barang bukti juga didapatkan setelah dijual kepada seseorang. "SF dulu yang kita tangkap tanpa perlawanan. Ditangkap Sabtu malam (27/06/2020) sekitar pukul 23.21 wita," tuturnya.

Selang sehari setelah rekannya ditangkap. DD menyerahkan diri ke kepolisian. Kedua pelaku lengkap diamankan petugas. "Dia mengaku mendengar rekannya ditangkap. Ya dia menyerahkan diri. Langsung kita proses," kata Zaky.

Terungkap dari hasil penyelidikan. Handphone curian dijual pelaku seharga Rp 1 juta. Hasilnya akan dibagi dua oleh pelaku. Tapi dari Rp 500 ribu yang dijanjikan SF. DD hanya diberikan Rp 400 ribu. (Baca: Diduga Dendam Lama, 2 Kelompok di Pasuruan Terlibat Carok).

Keduanya dipastikan belum memiliki catatan kriminal sebelumnya. "SF ini ngutang Rp100 kepada DD dan belum diberikan. Tapi sekarang lebih dulu ditangkap. DD juga mau menyerahkan diri walau pun belum dikasih Rp 100 ribu," ungkapnya.

DD mengakui perbuatannya di depan petugas. Karena merasa bertanggung jawab. Dirinya rela menyerahkan diri ke kepolisian.

Sedangkan uang hasil penjualan sudah habis untuk beli keperluan sehari-hari. "Teman saya ditangkap. Tidak ada pilihan. Saya putuskan menyerahkan diri sebagai tanggung jawab saya," pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Korban Pencurian...
Jadi Korban Pencurian Malah Ditersangkakan, Selebgram Nabilah O’Brien Bakal Ajukan Praperadilan
Maling Laptop Spesialis...
Maling Laptop Spesialis Kegiatan Seminar, Pelaku Pakai Batik Bak Peserta
Pendampingan LBH Perindo...
Pendampingan LBH Perindo Bikin Pengurus Musala Miftahul Jannah Berani Laporkan Kasus Pencurian Kotak Amal
Anak Mantan Wali Kota...
Anak Mantan Wali Kota Cirebon Tertangkap Curi Sepatu di Masjid
Teknisi IT Bank BJB...
Teknisi IT Bank BJB Soreang Curi Rp2,1 Miliar dari Brankas untuk Beli Kendaraan
Amplifier dan Mixer...
Amplifier dan Mixer Masjid Jami Darussalam Muaro Jambi Dicuri, Polisi Belum Tangkap Malingnya
Perang Iran, Pencurian...
Perang Iran, Pencurian BBM Marak di Eropa, AS dan Australia: Tangki Mobil Dibor Pencuri
Selebgram Curhat Ditetapkan...
Selebgram Curhat Ditetapkan Tersangka Gara-gara Bahas Kasus Pencurian di Medsos
Aksi Pencurian Kain...
Aksi Pencurian Kain Batik Miliaran Rupiah di Area Pameran JICC
Rekomendasi
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
1,2 Juta Suporter Datang,...
1,2 Juta Suporter Datang, NYPD Khawatir Perdagangan Seks Meledak di Piala Dunia 2026
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Berita Terkini
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved