Landmark Taman Nasional Gandang Dewata Harus Dikelola Berbasis Komunitas
Selasa, 23 Agustus 2022 - 23:03 WIB
loading...
Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik, bersama Bupati Mamasa, Ramlan Badawi, dan Kepala Perwakilan BI, Hermanto, melakukan peletakan batu pertama Landmark Taman Nasional Gandang Dewata, Senin (22/8/2022) kemarin. Foto/Dok Pemprov Sulbar
A
A
A
MAMASA - Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik, bersama Bupati Mamasa, Ramlan Badawi, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Hermanto, melakukan peletakan batu pertama Landmark Taman Nasional Gandang Dewata, di Kabupaten Mamasa, Senin (22/8/2022) kemarin.
Diketahui, tahun ini Gunung Gandang Dewata bakal ditetapkan sebagai Taman Nasional ke-53 di Indonesia. Dan menjadi Taman Nasional terluas di Indonesia.
Baca Juga: Pemprov Sulbar Terima Penghargaan Penanganan Stunting
Akmal berharap Pemkab Mamasa mendorong dan bekerjasama dengan Komunitas Pencinta Alam dalam mengelola Taman Nasional tersebut. "Harus dikelola berbasis komunitas. seperti komunitas pecinta alam," ujar dia.
Diketahui pula Gunung Gandang Dewata merupakan gunung tertinggi kedua di Sulawesi setelah Gunung Latimojong di Sulsel. Diharapkan kehadiran Pecinta Alam mempromosikan jalur pendakian ke Gunung Gandang Dewata.
Diketahui, tahun ini Gunung Gandang Dewata bakal ditetapkan sebagai Taman Nasional ke-53 di Indonesia. Dan menjadi Taman Nasional terluas di Indonesia.
Baca Juga: Pemprov Sulbar Terima Penghargaan Penanganan Stunting
Akmal berharap Pemkab Mamasa mendorong dan bekerjasama dengan Komunitas Pencinta Alam dalam mengelola Taman Nasional tersebut. "Harus dikelola berbasis komunitas. seperti komunitas pecinta alam," ujar dia.
Diketahui pula Gunung Gandang Dewata merupakan gunung tertinggi kedua di Sulawesi setelah Gunung Latimojong di Sulsel. Diharapkan kehadiran Pecinta Alam mempromosikan jalur pendakian ke Gunung Gandang Dewata.
Lihat Juga :