3 Bulan Terpuruk Akibat Pagebluk, Tas Truko Kendal Mulai Bangkit

Selasa, 30 Juni 2020 - 16:05 WIB
loading...
3 Bulan Terpuruk Akibat...
Sentra kerajinan tas Truko di Kabupaten kendal, Jawa Tengah, mulai bangkit setelah lesu diterjang pandemi COVID-19. Foto/iNews TV/Eddie Prayitno
A A A
KENDAL - Sempat lesu selama tiga bulan akibat pandemi COVID-19, kini para perajin tas Truko di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mulai bisa kembali tersenyum sumringah.

(Baca juga: Prihatin Pandemi COVID-19, 2 Warga Jepara Kelilingi Alun-alun )

Usaha yang sudah bertahun-tahun dijalani masyarakat setempat itu, mulai kembali mendapatkan pesanan tas untuk sekolah dan seminar. Pesanan itu mulai datang, setelah pemerintah melonggarkan kegiatan masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan.

Selama ini para perajin tas ini selalu menikmati panen ketika musim haji, karena banyaknya pesanan tas haji yang sudah menjadi spesialisasi mereka. Namun, saat pandemi COVID-19, dan ibadah haji dibatalkan, usaha tas Truko ikut terpuruk.

(Baca juga: OTG Sumbang Kesembuhan Terbanyak, 2.314 Pasien Sembuh COVID-19 )

Salah satu perajin tas Truko, Lis Mardiati mengatakan, saat ini para perajin memilih untuk memproduksi tas umum yang biasa dijual di pasaran. "Pesanan memang masih sepi tidak seperti saat sebelum pandemi COVID-19," tuturnya.

Dia mengaku tetap bertahan dengan usaha pembuatan tas ini, dengan memasarkan tas-tas umum saja. Biasanya mereka mengerjakan tas khusus untuk ibadah haji dan umroh, yakni paket tas kecil untuk paspor, tas troli kecil, dan tas troli besar, harganya Rp350 ribu.

"Tahun ajaran baru ini menjadi harapan bagi kami pesanan tas bisa kembali meningkat. Kami juga mulai menerima pesanan tas untuk kegiatan seminar guru, sehingga bisa untuk menutup kebutuhan sehari-hari," tuturnya.

(Baca juga: Unik, Bhabinkamtibmas Bergelar KRT Ini Pilih Berkuda Saat Tugas )

Petrajin tas lainnya, Mus Muslikah mengaku, selama masa pandemi COVID-19 ini hampir tidak ada pesanan tas. Bahkan, yang ada pesanan tas yang sudah sebelumnya akhirnya dibatalkan.

"Jelang tahun ajaran baru ini mulai ada pesanan lagi, utamanya pembuatan tas untuk anak sekolah dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai Madrasah Ibtidaiyah (MI)," ungkapnya.

Harga tas sekolah tersebut sangat bervariatif, bergantung pada ukuran tas dan kualitas bahan yang dipesan. Paling kecil harganya Rp30 ribu. Bahkan ada juga yang harganya mencapai Rp130 ribu.

Para perajin tas di Kabupaten kendal tersebut, berharap pandemi COVID-19 segera berakhir, dan kehidupan kembali normal, sehingga pelaku usaha tas bisa kembali tumbuh.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Rekomendasi
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved