Tangis Ibunda Brigadir J Pecah di Atas Pusara, Sebut Anaknya Pahlawan Keluarga
Kamis, 18 Agustus 2022 - 00:34 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mengenang keperigan Brigadir Yoshua, sambil membentangkan bendera merah putih, keluarga menyanyikan lagu perjuangan gugur bunga, yang membuat keluarga yang hadir hanyut dalam kesedihan.
Selain itu, keluarga juga dengan khusuk berdoa di atas pusara makam Brigadir Yoshua dan meminta agar kasus yang menimpah Brigadir J segera terang benderang.
Baca juga: Orang Tua Brigadir J Minta Penyidik Kembalikan Uang Rp62 Juta Milik Anaknya yang Disita
Tante Brigadir Yoshua, Roslin Simanjuntak mengatakan, kegiatan dilakukan untuk mengenang almarhum Brigadir Yoshua. “Semasa hidup, dari duduk di bangku SMP hingga SMA Yoshua selalu menjadi pasukan pengibar bendera setiap memperingati Kemendekaan Republik Indonesia,” tuturnya.
Dia menilai, sosok Yoshua yang tewas secara tragis tersebut merupakan sosok seorang pahlawan bagi keluarga besar. “Kami berharap kasus pelecehan seksual dituduhkan kepada almarhum segera dipulihkan nama baiknya,” katanya.
Meski telah satu bulan lebih keperigan Brigadir Yoshua, bukan hanya keluarga besarnya yang masih merasakan kesedihan mendalam, namun masih banyak yang menaruh simpati atas kejadian yang menimpah anak kedua dari empat bersaudara tersebut.
Selain itu, keluarga juga dengan khusuk berdoa di atas pusara makam Brigadir Yoshua dan meminta agar kasus yang menimpah Brigadir J segera terang benderang.
Baca juga: Orang Tua Brigadir J Minta Penyidik Kembalikan Uang Rp62 Juta Milik Anaknya yang Disita
Tante Brigadir Yoshua, Roslin Simanjuntak mengatakan, kegiatan dilakukan untuk mengenang almarhum Brigadir Yoshua. “Semasa hidup, dari duduk di bangku SMP hingga SMA Yoshua selalu menjadi pasukan pengibar bendera setiap memperingati Kemendekaan Republik Indonesia,” tuturnya.
Dia menilai, sosok Yoshua yang tewas secara tragis tersebut merupakan sosok seorang pahlawan bagi keluarga besar. “Kami berharap kasus pelecehan seksual dituduhkan kepada almarhum segera dipulihkan nama baiknya,” katanya.
Meski telah satu bulan lebih keperigan Brigadir Yoshua, bukan hanya keluarga besarnya yang masih merasakan kesedihan mendalam, namun masih banyak yang menaruh simpati atas kejadian yang menimpah anak kedua dari empat bersaudara tersebut.
Lihat Juga :