Garut Digegerkan Penemuan Mayat Pria dengan Leher Terlilit Tali

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 21:56 WIB
loading...
Garut Digegerkan Penemuan Mayat Pria dengan Leher Terlilit Tali
Sejumlah warga berkerumun di TKP penemuan mayat pria dengan leher terlilit tali di Kampung Panyingkiran, Desa Sukamenak, Wanaraja, Garut, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022). Foto/MPI/Fani Ferdiansyah
A A A
GARUT - Penemuan mayat pria dengan leher terlilit tali menggegerkan warga Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Mayat pria tanpa identitas yang diperkirakan berusia 25 tahun itu ditemukan di sungai kecil pembatas kampung, dengan posisi bersandar ke tebing sungai.

Kapolsek Wanaraja Kompol Wawan Setiawan, menyebut penemuan jenazah tersebut berada di Kampung Panyingkiran RT 03 RW 05, Desa Sukamenak Kecamatan Wanaraja, sekitar pukul 14.30 WIB.

Baca juga: Temuan Mayat Dalam Karung Gemparkan Warga Lampung Barat

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga Desa Sukamenak yang sedang mencari rumput.

"Warga ini mencium bau tak sedap dari mayat yang telah membusuk tersebut. Ia kemudian melapor kepada Kadus (kepala dusun) hingga informasi penemuan mayat ini sampai pada kami," kata Kompol Wawan Setiawan, Sabtu (13/8/2022).

Saat ditemukan, mayat tersebut mengenakan pakaian lengkap seperti hoodie warna hitam dan celana jeans warna biru. Dilihat dari kondisinya, jelas Kapolsek Wanaraja, jenazah tersebut diperkirakan telah meninggal kurang lebih selama lima hari.

"Diperkirakan kurang lebih meninggal selama lima hari. Kondisinya sudah membusuk," ujarnya.

Baca juga: Mayat Dalam Karung Ternyata Seorang Janda Muda, Ini Profesinya

Aparat kepolisian hingga kini belum bisa memastikan penyebab kematian pria tersebut. Pada mayat, ditemukan tali hoodie melilit lehernya. "Apakah korban pembunuhan atau bunuh diri, ini sedang didalami petugas," ucapnya.



Guna mengetahui penyebab kematiannya, petugas membawa mayat tersebut ke RSUD dr Slamet Garut untuk diautopsi.

Kompol Wawan Setiawan pun mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk melapor kepada aparat kepolisian.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1442 seconds (11.252#12.26)