350 Penyair Bakal Meriahkan Festival Sastra Internasional Gunung Bintan
Kamis, 11 Agustus 2022 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, ia meminta festival ini nantinya bisa mengangkat budaya dan sejarah Bintan, agar kembali muncul ke permukaan. Tidak hanya dikenal oleh generasi muda, tetapi menjadi daya tarik bagi semua lapisan masyarakat. "Selain pariwisata, Bintan punya segudang budaya dan sejarah yang menjadi ikon tersendiri di mata dunia," ujarnya.
Sementara itu, Sastrawan dan Budayawan Melayu, Datok Rida K. Liamsi menyampaikan, dari 350 penyair yang akan mengikuti festival ini, 133 penyair di antaranya merupakan peserta dari Malaysia (Kelantan, Sabah, Serawak), dan 20 kota di luar Kepri, seperti Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
Baca juga: Bharada E Tulis Tangan Surat Permintaan Maaf, Ini Kata Keluarga Pudihang di Manado
Seluruh peserta nantinya dibebaskan untuk berkeliling Kota Kijang, melihat kondisi kota usai penambangan sebagai inspirasi dalam syair, puisi, madah, dan hikayat yang diciptakan.
Rida K Liamsi, salah satu pelopor Festival Sastra Internasional Gunung Bintan mengungkapkan, bahwa Bintan merupakan salah satu lokasi tertua peradaban di Kepri. "Seluruh masyarakat dipersilakan untuk menyaksikan penampilan para penyair ternama, diselingi dengan penampilan seni budaya yang semuanya terpusat di Lapangan Relief Antam Kijang," ucapnya.
Sementara itu, Sastrawan dan Budayawan Melayu, Datok Rida K. Liamsi menyampaikan, dari 350 penyair yang akan mengikuti festival ini, 133 penyair di antaranya merupakan peserta dari Malaysia (Kelantan, Sabah, Serawak), dan 20 kota di luar Kepri, seperti Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
Baca juga: Bharada E Tulis Tangan Surat Permintaan Maaf, Ini Kata Keluarga Pudihang di Manado
Seluruh peserta nantinya dibebaskan untuk berkeliling Kota Kijang, melihat kondisi kota usai penambangan sebagai inspirasi dalam syair, puisi, madah, dan hikayat yang diciptakan.
Rida K Liamsi, salah satu pelopor Festival Sastra Internasional Gunung Bintan mengungkapkan, bahwa Bintan merupakan salah satu lokasi tertua peradaban di Kepri. "Seluruh masyarakat dipersilakan untuk menyaksikan penampilan para penyair ternama, diselingi dengan penampilan seni budaya yang semuanya terpusat di Lapangan Relief Antam Kijang," ucapnya.
(eyt)
Lihat Juga :