Salurkan 1,2 Juta Bibit Kakao, Bupati Bantaeng Kenalkan Cokelat Produksi Lokal
Selasa, 09 Agustus 2022 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin, mengatakan 80 persen mata pencaharian masyarakat Bantaeng ada pada sektor pertanian. Juga menjadi penopang terbesar dalam pertumbuhan ekonomi Bantaeng yang pada tahun 2021 mencapai 8,86 persen dan menempatkannya urutan pertama di Sulsel.
"Uang yang paling banyak beredar di Bantaeng adalah uangnya petani. Penopang pertumbuhan ekonomi Bantaeng ada pada sektor pertanian," kata dia.
Bupati peraih penghargaan ketahanan pangan terbaik tingkat nasional itu mengatakan, menanam bibit dan memproduksi kakao tidak hanya berdampak pada ekonomi masyarakat. Tetapi juga pada kondisi kecamatan Eremerasa yang rawan longsor.
"Selain dampak ekonomi juga dampak lingkungan untuk mencegah longsor. Kita yakin dengan bibit kakao ini kedepannya Bantaeng dapat menjadi produsen kakao dengan kualitas terbaik. Minggu ini kita upayakan dua juta akan kita sebar di kabupaten Bantaeng," kata Ketua IKAPTK Sulsel itu.
Baca Juga: Bappelitbangda Luwu Utara Komitmen Wujudkan Kakao Lestari
Bupati peraih Satya Lencana dari Kementerian Koperasi dan UKM RI itu menjelaskan bahwa permintaan pasar pada coklat sangatlah tinggi. Untuk itu, dirinya mendorong petani melalui penyaluran bibit kakao untuk proaktif dalam memproduksi biji coklat.
"Uang yang paling banyak beredar di Bantaeng adalah uangnya petani. Penopang pertumbuhan ekonomi Bantaeng ada pada sektor pertanian," kata dia.
Bupati peraih penghargaan ketahanan pangan terbaik tingkat nasional itu mengatakan, menanam bibit dan memproduksi kakao tidak hanya berdampak pada ekonomi masyarakat. Tetapi juga pada kondisi kecamatan Eremerasa yang rawan longsor.
"Selain dampak ekonomi juga dampak lingkungan untuk mencegah longsor. Kita yakin dengan bibit kakao ini kedepannya Bantaeng dapat menjadi produsen kakao dengan kualitas terbaik. Minggu ini kita upayakan dua juta akan kita sebar di kabupaten Bantaeng," kata Ketua IKAPTK Sulsel itu.
Baca Juga: Bappelitbangda Luwu Utara Komitmen Wujudkan Kakao Lestari
Bupati peraih Satya Lencana dari Kementerian Koperasi dan UKM RI itu menjelaskan bahwa permintaan pasar pada coklat sangatlah tinggi. Untuk itu, dirinya mendorong petani melalui penyaluran bibit kakao untuk proaktif dalam memproduksi biji coklat.
Lihat Juga :