Pelajar Buat Drone Daur Ulang Limbah Elektronik dan Plastik
Senin, 29 Juni 2020 - 17:34 WIB
loading...
Pelajar Muhamad Azhar Syahrudin, berhasil membuat drone dari bahan daur ulang plastik. Foto/iNewsTV/Afnan Subagio
A
A
A
KEDIRI - Seorang pelajar asal Desa Bogo Kidul, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Muhamad Azhar Syahrudin, berhasil membuat drone dari bahan daur ulang plastik.
Drone itu memiliki keunggulan dapat digunakan sebagai server untuk alat komunikasi. Bahkan, lebih menariknya lagi, dalam pengoperasiannya drone buatannya, tersebut menggunakan baterai yang diisi ulang dengan menggunakan pohon pepaya atau kentang.
Muhamad Azhar Syahrudin menjelaskan, drone yang biasanya dibuat untuk pengambilan gambar dan video dari ketinggian, namun drone ciptaannya ini mempunyai kelebihan bisa digunakan sebagai server untuk komunikasi, apabila tidak terdapat jaringan sinyal di telepon seluler (ponsel).
Dengan menggunakan aplikasi buatannya, telepon genggam satu dengan lainnya bisa terhubung melalui Bluetooth. Namun dengan jarak yang cukup jauh, saat ini hanya bisa digunakan komunikasi untuk dua ponsel saja.
“Ide membuat drone dari bahan bekas daur ulang, setelah jenuh selama diliburkan sekolah di kondisi pandemi COVID-19, saya meluangkan waktu untuk belajar di rumah, dengan melanjutkan kegiatan membuat drone,” kata Azhar.
Drone itu memiliki keunggulan dapat digunakan sebagai server untuk alat komunikasi. Bahkan, lebih menariknya lagi, dalam pengoperasiannya drone buatannya, tersebut menggunakan baterai yang diisi ulang dengan menggunakan pohon pepaya atau kentang.
Muhamad Azhar Syahrudin menjelaskan, drone yang biasanya dibuat untuk pengambilan gambar dan video dari ketinggian, namun drone ciptaannya ini mempunyai kelebihan bisa digunakan sebagai server untuk komunikasi, apabila tidak terdapat jaringan sinyal di telepon seluler (ponsel).
Dengan menggunakan aplikasi buatannya, telepon genggam satu dengan lainnya bisa terhubung melalui Bluetooth. Namun dengan jarak yang cukup jauh, saat ini hanya bisa digunakan komunikasi untuk dua ponsel saja.
“Ide membuat drone dari bahan bekas daur ulang, setelah jenuh selama diliburkan sekolah di kondisi pandemi COVID-19, saya meluangkan waktu untuk belajar di rumah, dengan melanjutkan kegiatan membuat drone,” kata Azhar.