Bina Marga DKI Diminta Batalkan Rencana Penggusuran di Cakung
Senin, 29 Juni 2020 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
Tokoh Warga Cakung yang rumahnya terancam digusur, Haji Mustakim, berharap agar pemerintah daerah memperhatikan nasib warga. "Kami ingin ada solusi. Tapi sayangnya sudah berkali-kali kami mendatangi kantor Bina Marga, tapi tak pernah bisa menemui kepala dinas. Padahal kami hanya ingin didengar, dan mendapat solusi yang baik," tuturnya.
Anggota DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono, menilai, untuk saat ini Pemprov DKI memang harus memprioritaskan penanganan Covid-19, dibanding proyek-proyek yang tidak mendesak. Terlebih, jika anggarannya sangat besar hingga mencapai ratusan miliar. "Alokasi anggaran harus berdasarkan skala prioritas dan yang paling mendesak. Jangan sampai terjadi pemborosan anggaran," tegas Gembong.
Sementara itu, Sekda DKI Saefullah menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta memangkas banyak anggaran kegiatan di tahun 2020 demi untuk penanganan Covid-19. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 35 Tahun 2020 tentang percepatan penyesuaian anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020 dalam rangka penanganan Covid-19 serta pengamanan daya beli masyarakat dan ekonomi nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, yang dimintai keterangan oleh wartawan tiba-tiba bungkam. Padahal, biasanya Hari sangat welcome dan mau menjawab setiap pertanyaan wartawan. Telpon dan pesan melalui WhatsUpp yang dikirim wartawan hanya dibaca, dan belum dibalas.
Anggota DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono, menilai, untuk saat ini Pemprov DKI memang harus memprioritaskan penanganan Covid-19, dibanding proyek-proyek yang tidak mendesak. Terlebih, jika anggarannya sangat besar hingga mencapai ratusan miliar. "Alokasi anggaran harus berdasarkan skala prioritas dan yang paling mendesak. Jangan sampai terjadi pemborosan anggaran," tegas Gembong.
Sementara itu, Sekda DKI Saefullah menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta memangkas banyak anggaran kegiatan di tahun 2020 demi untuk penanganan Covid-19. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 35 Tahun 2020 tentang percepatan penyesuaian anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020 dalam rangka penanganan Covid-19 serta pengamanan daya beli masyarakat dan ekonomi nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, yang dimintai keterangan oleh wartawan tiba-tiba bungkam. Padahal, biasanya Hari sangat welcome dan mau menjawab setiap pertanyaan wartawan. Telpon dan pesan melalui WhatsUpp yang dikirim wartawan hanya dibaca, dan belum dibalas.
(mhd)
Lihat Juga :