Tergiur Gaji Besar, 2 Pemuda Sukabumi Jadi Korban TPPO di Laos
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Kasus TPPO Kerangkeng Bupati Langkat, Polisi Kembali Periksa 6 Saksi
Lebih lanjut, F mengatakan, setibanya di Laos, ia dan temannya itu ditempatkan di sebuah apartemen dengan bekerja sebagai pencari investor di situs aplikasi trading.
Dalam apartemen tersebut dirinya tidak diperbolehkan keluar dan penjagaannya sangat ketat.
"Saya dan temen saya tidak boleh keluar hanya sebatas di sini saja (apartemen) tidak bisa kemana-mana. Di sini malah kerja cari investor di situs trading, seperti Binomo gitu, saya dan teman saya ingin pulang aja, di sini juga tidak ada kontrak perjanjian kerja atau apapun, ketipu ini mah," sambung F menyesal.
Saat itu juga, F mencoba dengan berbagai upaya untuk bisa keluar dari apartemen itu. Salah satunya dengan menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di negara Laos, namun belum ada tanggapan.
Lebih lanjut, F mengatakan, setibanya di Laos, ia dan temannya itu ditempatkan di sebuah apartemen dengan bekerja sebagai pencari investor di situs aplikasi trading.
Dalam apartemen tersebut dirinya tidak diperbolehkan keluar dan penjagaannya sangat ketat.
"Saya dan temen saya tidak boleh keluar hanya sebatas di sini saja (apartemen) tidak bisa kemana-mana. Di sini malah kerja cari investor di situs trading, seperti Binomo gitu, saya dan teman saya ingin pulang aja, di sini juga tidak ada kontrak perjanjian kerja atau apapun, ketipu ini mah," sambung F menyesal.
Saat itu juga, F mencoba dengan berbagai upaya untuk bisa keluar dari apartemen itu. Salah satunya dengan menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di negara Laos, namun belum ada tanggapan.
(san)
Lihat Juga :