Kisah Bung Hatta Hentikan Kebiasaan Tentara Jepang Tempeleng Kepala Orang Indonesia

Jum'at, 05 Agustus 2022 - 14:00 WIB
loading...
A A A
Dengan sarannya kepada Jepang untuk menghentikan kebiasaan menempeleng kepala, kantor Hatta tidak hanya menjadi penghubung. Kantor Penasihat Umum itu juga menjadi tempat rakyat menyampaikan keluh kesah atas perlakuan kasar orang-orang Jepang.

Selain penghentian kebiasaan menempeleng kepala, perhatian Bung Hatta juga tertuju pada tradisi saikeirei Jepang. Saikeirei merupakan tradisi orang Jepang menghormati kaisarnya yang diyakini sebagai keturunan Dewa Matahari. Setiap pagi badan dibungkukkan 90 derajat dengan ke arah Tokyo.

Pemerintah Jepang mewajibkan tradisi saikerei kepada pegawai pemerintah, murid sekolah dan masyarakat dalam upacara rutin dan setiap upacara resmi. Saat membungkukkan badan, mereka juga diharuskan mengucap sumpah yang intinya bertekad bulat dan taat berjuang bersama Jepang.

Hatta menjelaskan jika ritual saikeirei menyerupai rukuk dalam ibadah Islam. Menghormat dengan cara saikeirei sama halnya melebih tinggikan Tenno Heiko daripada Allah.

Hatta secara tidak langsung menyampaikan aspirasi aktifis Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI), yakni cikal bakal Masyumi yang menolak saikeirei.

“Hatta mengemukakan bahwa cara saikeirei ini menusuk hati umat Islam, karena dihubungkan dengan rukuk tadi,” tulis Deliar Noer dalam Mohammad Hatta Biografi Politik.

Dalam praktiknya, penjajah Jepang tetap memberlakukan saikeirei. Mereka yang menolak, seringkali diperlakukan kasar. Dalam catatan sejarah, Haji Abdul Karim Amrullah (1879- 1945), yakni ayah Hamka menolak saikeirei. Demikian pula Hadratussyaikh Hasyim As’yari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), juga melakukan sikap sama.

Dalam perkembangannya, Hatta melihat Jepang tidak lagi membiarkan pergerakan rakyat berkembang. Rakyat dilarang berkumpul dan berserikat. Pada Juli 1942 Jepang membubarkan semua perkumpulan. Hal itu membuat sikap rakyat kepada Jepang berubah.

Rakyat yang semula menyambut hangat kedatangan Jepang, termasuk mengibarkan merah putih bersanding Hinomaru serta sorakan banzai, berubah dingin. Sejarah mencatat, paska peristiwa bom atom Hiroshima pada 6 Agustus 1945 dan disusul Nagasaki pada 9 Agustus 1945, Jepang menyerah kepada Sekutu.

Kekosongan kekuasaan itu dimanfaatkan para pemimpin pergerakan Indonesia untuk memproklamirkan kemerdekaan. Pada 17 Agustus 1945, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditandatangani Soekarno dan Mohammad Hatta berkumandang di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PTPN IV Manfaatkan Teknologi...
PTPN IV Manfaatkan Teknologi Satelit untuk Pengawasan Kebun Sawit
Sosok Mayor Madmuin...
Sosok Mayor Madmuin Hasibuan, Pimpin TKR Laoet Bertempur Melawan Tentara Sekutu
Kisah Letkol Imam Syafiie...
Kisah Letkol Imam Syafiie Tolak Tawaran Bung Karno Jadi Komandan Cakrabirawa
Kisah Pertempuran Pasukan...
Kisah Pertempuran Pasukan Kapten Tubagus Muslihat Pukul Mundur Penjajah Inggris dan Sekutu dari Kota Bogor
Ngeri! Truk Terguling...
Ngeri! Truk Terguling di GT Karawang Barat, WNA Jepang Tewas Tertimbun Tanah
BBPVP Makassar Lepas...
BBPVP Makassar Lepas 75 Peserta Magang ke Jepang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
Berita Terkini
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Infografis
Orang Asing Pemegang...
Orang Asing Pemegang Golden Visa Bisa Miliki Tanah di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved