Pasca Diretas, Kejari Garut Didorong Tingkatkan Keamanan Data
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 11:30 WIB
loading...
Tampilan beranda website resmi Kejaksaan Negeri Garut yang telah kembali normal Jumat (5/8/2022) pagi. Pada Rabu (3/8/2022) lalu, situs Kejari Garut ini diretas hacker opposite.68890.bytes. Foto SINDOnews
A
A
A
GARUT - Kejaksaan Negeri Garut didorong untuk meningkatkan kemanan data menyusul aksi peretasan website beberapa waktu lalu. Serangan hacker terhadap situs resmi milik Kejari Garut itu setidaknya telah membuat sejumlah layanan informasi terhadap masyarakat lumpuh.
Ketua Garut Governance Watch (G2W) Agus Sugandhi menilai sistem keamanan di situs tersebut lemah, sehingga mudah diretas oleh hacker. Baca juga: Gempar! Website Kejari Garut Diretas, Ulas Kasus Brigadir J dan Seruan Pembubaran Satgassus Merah Putih
"Kasus peretasan ini menjadi pelajaran bagi siapapun untuk meningkatkan sistem keamanan website yang dikelola. Terlebih khususnya bagi sejumlah institusi yang mengelola layanan pemerintah," kata Agus Sugandhi, Jumat (5/8/2022).
Pemerhati kebijakan pemerintah itu juga berpesan agar pengelolaan website tidak untuk hal bersifat formalitas saja. "Artinya pengelolaannya harus profesional, dibarengi dengan tindakan serius seperti menggunakan sistem keamanan yang baik. Jangan asal ada saja," ujarnya.
Ketua Garut Governance Watch (G2W) Agus Sugandhi menilai sistem keamanan di situs tersebut lemah, sehingga mudah diretas oleh hacker. Baca juga: Gempar! Website Kejari Garut Diretas, Ulas Kasus Brigadir J dan Seruan Pembubaran Satgassus Merah Putih
"Kasus peretasan ini menjadi pelajaran bagi siapapun untuk meningkatkan sistem keamanan website yang dikelola. Terlebih khususnya bagi sejumlah institusi yang mengelola layanan pemerintah," kata Agus Sugandhi, Jumat (5/8/2022).
Pemerhati kebijakan pemerintah itu juga berpesan agar pengelolaan website tidak untuk hal bersifat formalitas saja. "Artinya pengelolaannya harus profesional, dibarengi dengan tindakan serius seperti menggunakan sistem keamanan yang baik. Jangan asal ada saja," ujarnya.
Lihat Juga :