Dihipnotis, Pedagang Minuman Kehilangan Motor di Tangerang
Kamis, 04 Agustus 2022 - 12:05 WIB
loading...
A
A
A
Karena alasan tidak membawa uang, pegawai menawari pelaku untuk membayar secara debit. Namun pelaku, kata Sarah, berkukuh ingin membayar pesanannya itu dalam bentuk tunai.
“Saya sudah bilangin, bisa debit atau besok saja datang lagi. Tapi ibu itu maksa maunya bayar cash, minta dianterin ke ATM,” katanya.
Selanjutnya, karena terlihat meyakinkan, rekannya Riza (si pemilik motor), menawarkan pelaku untuk diantar ke gerai ATM terdekat. Kendati demikian, pelaku menolak.
"Enggak mau kalau sama cowo, akhirnya saya (Sarah) yang anterin, karena tidak bisa bawa motor jadinya saya dibonceng dan mengarah ke gerai ATM dekat SPBU TangCity, di sana dia mengaku mau telepon suaminya," bebernya.
Kemudian pelaku beralasan kepada Sarah, kalau suaminya itu, sudah berada di toko minuman tempat Sarah bekerja. Dan anaknya berada di Modernland, dekat toko minuman tersebut.
“Saya sudah bilangin, bisa debit atau besok saja datang lagi. Tapi ibu itu maksa maunya bayar cash, minta dianterin ke ATM,” katanya.
Selanjutnya, karena terlihat meyakinkan, rekannya Riza (si pemilik motor), menawarkan pelaku untuk diantar ke gerai ATM terdekat. Kendati demikian, pelaku menolak.
"Enggak mau kalau sama cowo, akhirnya saya (Sarah) yang anterin, karena tidak bisa bawa motor jadinya saya dibonceng dan mengarah ke gerai ATM dekat SPBU TangCity, di sana dia mengaku mau telepon suaminya," bebernya.
Kemudian pelaku beralasan kepada Sarah, kalau suaminya itu, sudah berada di toko minuman tempat Sarah bekerja. Dan anaknya berada di Modernland, dekat toko minuman tersebut.
Lihat Juga :