Booming Bersepeda, Dishub Siapkan Lajur Khusus
Senin, 29 Juni 2020 - 05:36 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan data Dishub Surabaya, sebelumnya lajur khusus sepeda ini telah dibuat dengan panjang ruas jalan mencapai 15.029 meter. Meliputi, Jalan Darmo (Masjid Al Falah-Pandegiling), Utara Selatan dengan panjang ruas 4.080 meter, Jalan Basuki Rahmat dua sisi 1.100 meter, Jalan Gubernur Suryo dua sisi 450 meter, Jalan Panglima Sudirman dua sisi 1000 meter, Jalan Yos Sudarso dua sisi 409 meter, Jalan Pemuda dua sisi 465 meter, Jalan Gubeng (Sulawesi Taman Lansia) dua sisi 678 meter, Jalan Walikota Mustajab 303 meter, Jalan Wijaya Kusuma 330 meter dan Frontage A. Yani Sisi Barat 4.240 meter.
Bahkan, lajur sepeda ini sebelumnya juga telah disiapkan di Jalan Sumatera 518 meter, Jalan Sulawesi dua sisi 458 meter, Fly Over Gubeng Pojok 130 meter, Jalan Prof Dr. Moestopo 280 meter serta Jalan Dr. Soetomo sisi selatan 588 meter. (Baca: Cegah Penularan COVID-19, Jutaan Masker Dibagi ke Warga Jatim)
Sayangnya, ada beberapa pesepeda yang diketahui masih belum disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker. Bagi mereka yang tidak memakai masker, petugas Satpol PP Surabaya memberikan sanksi hukuman.
“Hasil evaluasi beberapa tidak memakai masker, dari Satpol PP kita berikan punishment ada yang push up. Karena ditambah lajurnya, sehingga mereka lebih luas (tertib), jadi jaga jarak, kanan kirinya lebih lebar,” jelasnya.
Bahkan, lajur sepeda ini sebelumnya juga telah disiapkan di Jalan Sumatera 518 meter, Jalan Sulawesi dua sisi 458 meter, Fly Over Gubeng Pojok 130 meter, Jalan Prof Dr. Moestopo 280 meter serta Jalan Dr. Soetomo sisi selatan 588 meter. (Baca: Cegah Penularan COVID-19, Jutaan Masker Dibagi ke Warga Jatim)
Sayangnya, ada beberapa pesepeda yang diketahui masih belum disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker. Bagi mereka yang tidak memakai masker, petugas Satpol PP Surabaya memberikan sanksi hukuman.
“Hasil evaluasi beberapa tidak memakai masker, dari Satpol PP kita berikan punishment ada yang push up. Karena ditambah lajurnya, sehingga mereka lebih luas (tertib), jadi jaga jarak, kanan kirinya lebih lebar,” jelasnya.
(don)
Lihat Juga :