Terima Kasih Sekali Pak, Saya Belum Pernah Punya Kambing
Senin, 29 Juni 2020 - 00:24 WIB
loading...
A
A
A
Meski tidak banyak berbicara lantaran grogi menghadapi orang banyak, Mujiyo mengaku sangat berterimakasih atas semua bantuan ini. Saat SINDOnews mendekatinya, dengan suara lirih Mujiyo mengaku bahwa selama ini dirinya belum pernah punya kambing. “Maturnuwun sanget kalih Pak Bupati. Dereng nate gadah mendo (Terima kasih sekali kepada Pak Bupati, belum pernah punya kambing),” ujarnya lirih.
Ekspresi bahagia lebih terlihat dari wajah Siti Maryatun, berulang kali senyum lebarnya mengembang. Berkali-kali pula dia mengucap syukur. “Alhamdulillah..alhamdulillah. Maturnuwun sanget (terimakasih banyak),” ujarnya berulang ulang sambil mengusap kepala anak bungsunya di gendongan.
Sama seperti sebelumnya, Bantul Suharsono datang bersama rombongan yang cukup besar. Di antaranya pengusaha Barjo Wahdini yang juga teman sekolah Bupati Suharsono, Ketua DPD Peradi DIY Muh Syafei SH, tenaga Ahli Bupati Tri Suparyanto dan rombongan yang lain.(Baca juga : DPRD DIY: Tanah Enclave Tak Bisa Dimasukkan sebagai Tanah Sultan )
“Awalnya kami membantu merenovasi rumahnya. Kita buatkan kamar, keramik lantai dan membuatkan kamar mandi termasuk memasang listrik. Sekarang kita berikan stimulan untuk meningkatkan pendapatan keluarga dengan bantan kambing. Target ke depan kita akan buatkan dapur yang terpisah agar lebih sehat,” terangnya. (Baca juga : Soal Tanah Desa, Kades Mangunan : Kami Kaget Ternyata Bukan Tanah SG )
Saat ini kondisi rumah Mujiyo memang berbeda jauh dibanding setahun lalu. Saat itu kondisi rumahnya masih berlantaikan tanah. Dapur dan ruang keluarga hanya disekat dengan dinding bambu itupun hanya separo. Rumah mujiyo juga tidak memiliki kamar meski dirinya sudah memiliki anak remaja.(Baca juga : Keraton Yogya Akhirnya Akui Keberadaan Tanah Enclave )
Ekspresi bahagia lebih terlihat dari wajah Siti Maryatun, berulang kali senyum lebarnya mengembang. Berkali-kali pula dia mengucap syukur. “Alhamdulillah..alhamdulillah. Maturnuwun sanget (terimakasih banyak),” ujarnya berulang ulang sambil mengusap kepala anak bungsunya di gendongan.
Sama seperti sebelumnya, Bantul Suharsono datang bersama rombongan yang cukup besar. Di antaranya pengusaha Barjo Wahdini yang juga teman sekolah Bupati Suharsono, Ketua DPD Peradi DIY Muh Syafei SH, tenaga Ahli Bupati Tri Suparyanto dan rombongan yang lain.(Baca juga : DPRD DIY: Tanah Enclave Tak Bisa Dimasukkan sebagai Tanah Sultan )
“Awalnya kami membantu merenovasi rumahnya. Kita buatkan kamar, keramik lantai dan membuatkan kamar mandi termasuk memasang listrik. Sekarang kita berikan stimulan untuk meningkatkan pendapatan keluarga dengan bantan kambing. Target ke depan kita akan buatkan dapur yang terpisah agar lebih sehat,” terangnya. (Baca juga : Soal Tanah Desa, Kades Mangunan : Kami Kaget Ternyata Bukan Tanah SG )
Saat ini kondisi rumah Mujiyo memang berbeda jauh dibanding setahun lalu. Saat itu kondisi rumahnya masih berlantaikan tanah. Dapur dan ruang keluarga hanya disekat dengan dinding bambu itupun hanya separo. Rumah mujiyo juga tidak memiliki kamar meski dirinya sudah memiliki anak remaja.(Baca juga : Keraton Yogya Akhirnya Akui Keberadaan Tanah Enclave )
(nun)
Lihat Juga :