Demam Citayam Fashion Week Menular ke Majalengka, Emak-emak Lenggak-lenggok di Jembatan Bambu
Minggu, 31 Juli 2022 - 18:46 WIB
loading...
Sejumlah petani yang terdiri dari remaja, emak-emak hingga bapak-bapak lenggak-lenggok di atas jembatan bambu di Kampung Kaputren, Desa Putridalem, Kecamatan Jatitujuh. Foto: Istimewa
A
A
A
MAJALENGKA - Demam Citayam Fashion Week ( CFW ) di kawasan Sudirman, Jakarta menyebar ke berbagai daerah. Tidak hanya di kota besar, heboh lenggak-lenggok pun terjadi di kota kecil, seperti Majalengka .
Bahkan, di Majalengka, aksi tersebut tidak tersaji di pusat kota, melainkan di daerah pinggiran. Ya, aksi tersebut tersaji di Kampung Kaputren, Desa Putridalem, Kecamatan Jatitujuh.
Baca juga: Demam Citayam Fashion Week di Tunjungan Surabaya Dibubarkan Satpol PP
Sama dengan brand yang ramai di Jakarta. Event di Majalengka ini pun berlabel CFW SCBD. Namun, CFW SCBD di sini merupakan akronim dari Cimanuk Fashion Week Sisi Cimanuk Beres Dahar. Dahar, dalam bahasa Indonesia memiliki arti makan.
Ya. Dengan memanfaatkan jembatan penyeberangan berbahan bambu, puluhan warga, baik ibu-ibu, remaja, maupun bapak-bapak mendadak menjadi model, berjalan beriringan, dengan disaksikan puluhan pasang mata terpukau dan jepretan kamera.
Bahkan, di Majalengka, aksi tersebut tidak tersaji di pusat kota, melainkan di daerah pinggiran. Ya, aksi tersebut tersaji di Kampung Kaputren, Desa Putridalem, Kecamatan Jatitujuh.
Baca juga: Demam Citayam Fashion Week di Tunjungan Surabaya Dibubarkan Satpol PP
Sama dengan brand yang ramai di Jakarta. Event di Majalengka ini pun berlabel CFW SCBD. Namun, CFW SCBD di sini merupakan akronim dari Cimanuk Fashion Week Sisi Cimanuk Beres Dahar. Dahar, dalam bahasa Indonesia memiliki arti makan.
Ya. Dengan memanfaatkan jembatan penyeberangan berbahan bambu, puluhan warga, baik ibu-ibu, remaja, maupun bapak-bapak mendadak menjadi model, berjalan beriringan, dengan disaksikan puluhan pasang mata terpukau dan jepretan kamera.
Lihat Juga :