BNPT dan FKPT Ajak Kaum Perempuan di Lampung Viralkan Perdamaian
Kamis, 28 Juli 2022 - 13:17 WIB
loading...
A
A
A
Kondisi ini menurutnya berpotensi mengancam keutuhan NKRI yang dibangun atas dasar ideologi negara yaitu Pancasila. Hal itu karena radikalisme adalah paham hulu yang berhilir atau berujung pada tindakan terorisme.
“Bahwasannya radikalisme adalah paham hulu yang berhilir pada terorisme. Saya berharap FKPT bisa menjalankan fungsinya dan jangan segan untuk berkoordinasi, konsultasi dan saling mendukung. Oleh karena itu saya siap memfasilitasi Lampung untuk penanggulangan terorisme,” ujar Arinal Djunaidi.
Dia juga menyebut ada empat poin atau hal yang ia harapkan dapat dimiliki oleh pribadi perempuan khususnya di Lampung. Diantaranya,pertama,perempuan memiliki visi untuk membangun perdamaian dan merawat lingkungan secara kolaboratif dengan berbagai kalangan agar dapat hidup sejahtera dan saling melengkapi.
“Kedua, perempuan harus mengembangkan digital skill, dan digital ethic agar mampu menebarkan kebijakan dan mengajak masyarakat untuk menguatkan pluralisme lewat konten yang membangun,” kata Arinal.
Ketiga,ia berharap perempuan mampu mengidentifikasi kekuatan diri agar dapat menjadikan diri mereka sosok yang unggul dan tangguh sebagai agen perdamaian. Keempat, perempuan memiliki kebanggan sebagai negara besar dengan keberagaman suku dan agamanya,” pungkasnya.
“Bahwasannya radikalisme adalah paham hulu yang berhilir pada terorisme. Saya berharap FKPT bisa menjalankan fungsinya dan jangan segan untuk berkoordinasi, konsultasi dan saling mendukung. Oleh karena itu saya siap memfasilitasi Lampung untuk penanggulangan terorisme,” ujar Arinal Djunaidi.
Dia juga menyebut ada empat poin atau hal yang ia harapkan dapat dimiliki oleh pribadi perempuan khususnya di Lampung. Diantaranya,pertama,perempuan memiliki visi untuk membangun perdamaian dan merawat lingkungan secara kolaboratif dengan berbagai kalangan agar dapat hidup sejahtera dan saling melengkapi.
“Kedua, perempuan harus mengembangkan digital skill, dan digital ethic agar mampu menebarkan kebijakan dan mengajak masyarakat untuk menguatkan pluralisme lewat konten yang membangun,” kata Arinal.
Ketiga,ia berharap perempuan mampu mengidentifikasi kekuatan diri agar dapat menjadikan diri mereka sosok yang unggul dan tangguh sebagai agen perdamaian. Keempat, perempuan memiliki kebanggan sebagai negara besar dengan keberagaman suku dan agamanya,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :