Sungguh Tega, Kopda Muslimin Sampai Hati Bayar Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Istri
Senin, 25 Juli 2022 - 17:27 WIB
loading...
Tangkapan layar pembunuhan istri TNI. Foto: Istimewa
A
A
A
SEMARANG - Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, empat pelaku pembunuhan Rina Wulandari (32), istri anggota TNI, di Kota Semarang, merupakan kelompok pembunuh bayaran.
Mereka dibayar Rp120 juta oleh Kopda Muslimin untuk menghabisi nyawa istrinya Rina. Belakangan diketahui, motif pembunuhan ini karena Kopda Muslimin sudah tidak sayang lagi dan memiliki Wanita Idalam Lain (WIL).
"Empat orang yang diduga terlibat penembakan merupakan kelompok pembunuh bayaran. Mereka mendapat upah Rp120 juta," katanya, kepada wartawan, Senin (25/7/2022).
Baca juga: Drama Percobaan Pembunuhan Istri TNI, Diracun, Santet hingga Ditembak
Dilanjutkan dia, penembakan terhadap korban direncanakan oleh tiga orang pelaku, yakni S alias Babi, PAN dan AS alias Gondrong di rumah S di daerah Sriwulan, Sayung, Demak, pada 18 Juli 2022.
Mereka dibayar Rp120 juta oleh Kopda Muslimin untuk menghabisi nyawa istrinya Rina. Belakangan diketahui, motif pembunuhan ini karena Kopda Muslimin sudah tidak sayang lagi dan memiliki Wanita Idalam Lain (WIL).
"Empat orang yang diduga terlibat penembakan merupakan kelompok pembunuh bayaran. Mereka mendapat upah Rp120 juta," katanya, kepada wartawan, Senin (25/7/2022).
Baca juga: Drama Percobaan Pembunuhan Istri TNI, Diracun, Santet hingga Ditembak
Dilanjutkan dia, penembakan terhadap korban direncanakan oleh tiga orang pelaku, yakni S alias Babi, PAN dan AS alias Gondrong di rumah S di daerah Sriwulan, Sayung, Demak, pada 18 Juli 2022.
Lihat Juga :